Sinjai, Sulawesi Selatan – Festival Anak Shaleh Ramadan 2026 yang diselenggarakan oleh Pengurus Masjid Al-Muhajirin Saocitra Biringere Permai, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, resmi berakhir setelah berlangsung selama empat hari kegiatan.
Kegiatan yang dilaksanakan sejak 9 hingga 12 Maret 2026 tersebut terselenggara melalui kerja sama dengan DPK BKPRMI Kecamatan Sinjai Utara. Penutupan kegiatan dilakukan secara resmi oleh Camat Sinjai Utara, Agus Salam, di Masjid Al-Muhajirin pada Jumat (13/03/2026).
Festival Anak Shaleh Ramadan ini diikuti oleh para santri TK/TPA se-Kecamatan Sinjai Utara. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai religius sejak dini sekaligus menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap kegiatan keagamaan di lingkungan masjid.
Ketua Pengurus Masjid Al-Muhajirin, Andi Ilham Abubakar, menyampaikan bahwa festival ini merupakan salah satu langkah dalam membina karakter generasi muda agar tumbuh dengan akhlak yang baik.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut anak-anak tidak hanya belajar dan berkompetisi, tetapi juga membangun hubungan sosial yang positif dengan teman-teman sebaya dalam suasana yang penuh kebersamaan.
“Ini merupakan bagian dari cara kita mempersiapkan generasi penerus yang berakhlak baik. Melalui kegiatan ini anak-anak juga bisa menjalin hubungan yang baik dengan teman-temannya sehingga tercipta suasana yang positif di antara mereka,” ungkapnya.
Ia menambahkan, meskipun kegiatan tersebut dilaksanakan secara sederhana, namun diharapkan mampu memberikan dampak yang baik bagi perkembangan karakter anak-anak yang aktif di lingkungan masjid.
Sementara itu, Ketua Umum DPD BKPRMI Sinjai, Ustadz Bahtiar Rasak, menilai kegiatan Festival Anak Shaleh Ramadan menjadi bagian penting dari upaya pembinaan generasi muda berbasis masjid.
“Insya Allah kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kita kepada anak-anak di masjid, sehingga mereka semakin dekat dengan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Camat Sinjai Utara, Agus Salam, yang menilai kegiatan tersebut sangat positif dalam mendukung pembinaan generasi muda di daerah.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan melalui kerja sama berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat.
“Hal-hal seperti ini bisa terus ditingkatkan dengan kolaborasi lintas lembaga. Insya Allah pemerintah selalu siap memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan daerah,” katanya.
Dalam Festival Anak Shaleh Ramadan 2026 ini, panitia menggelar lima jenis perlombaan, yaitu lomba adzan dan iqamah, lomba tartil Al-Qur’an, lomba mewarnai, lomba menyusun huruf hijaiyyah, serta lomba hafalan surah pendek.
Penutupan kegiatan dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan prestasi para peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Acara berlangsung meriah dan disaksikan oleh para orang tua peserta serta masyarakat sekitar masjid yang turut memberikan dukungan terhadap pembinaan generasi muda melalui kegiatan keagamaan di lingkungan masjid.