Bupati Jeneponto Tekankan Persatuan dan Sinergi Pembinaan Generasi Muda, Abu Bakar Halim Terpilih Pimpin BKPRMI

Admin BKPRMI

Jeneponto, Sulawesi Selatan – Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, S.E., M.M., menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) XI Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Jeneponto yang berlangsung di Gedung Serbaguna Aisyiyah, Sabtu–Ahad (25–26/04/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Jeneponto berharap kepemimpinan BKPRMI ke depan mampu membawa organisasi semakin maju serta terus bersinergi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam penguatan program keagamaan dan pembinaan generasi muda.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga persatuan dalam tubuh organisasi. Menurutnya, Musda harus menjadi momentum memperkuat ukhuwah, bukan memicu perpecahan.

“Siapapun yang terpilih, harus mampu saling merangkul dan menyatukan seluruh kader. BKPRMI adalah organisasi pemersatu, bukan pemecah,” tegas Paris Yasir.

Senada dengan itu, Ketua Umum DPW BKPRMI Sulawesi Selatan, Asri Said, ST., M.T., menyampaikan bahwa Musda merupakan momentum evaluasi dan konsolidasi internal organisasi. Ia mengingatkan seluruh kader agar menjunjung tinggi nilai musyawarah, ukhuwah, dan kebersamaan.

“Jangan jadikan Musda ini sebagai ajang perselisihan, tetapi sebagai ruang memperkuat soliditas organisasi,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD BKPRMI Jeneponto Salihuddin, S.Ag., H.Q., C.E.T., Sekretaris Umum DPW BKPRMI Sulsel beserta jajaran, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Ketua KNPI, BAZNAS, Forkopimda, serta sejumlah undangan lainnya.

Penuh Haru, LPJ Diterima Tanpa Catatan

Peserta Musda XI terdiri dari utusan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK), Dewan Pengurus Desa (DPDes), dan Dewan Pengurus Kelurahan (DPKel) se-Kabupaten Jeneponto yang mengikuti rangkaian sidang hingga 26 April 2026.

Pelaksanaan Musda XI BKPRMI Jeneponto tidak hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga menghadirkan suasana haru. Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) DPD BKPRMI Jeneponto masa bakti 2022–2026 diterima secara bulat tanpa satu pun koreksi dari peserta.

Keputusan tersebut disepakati oleh seluruh peserta, khususnya perwakilan dari 11 DPK se-Kabupaten Jeneponto. Para Ketua Umum DPK bahkan memberikan apresiasi tinggi atas kinerja kepengurusan selama empat tahun terakhir.

Di balik suasana formal musyawarah, terselip rasa kehilangan yang mendalam dari para kader yang telah melewati perjalanan panjang bersama dalam membangun organisasi.

Pesan Menyentuh dari Ketua Umum

Menutup sesi LPJ, Ketua Umum DPD BKPRMI Jeneponto, Salihuddin, menyampaikan pesan yang penuh makna dan emosional. Ia mengajak seluruh kader untuk mengenang perjalanan kebersamaan selama masa bakti.

“Hari ini kita bukan sekadar menutup administrasi, tetapi menutup satu lembar perjalanan hidup yang penuh makna. Kita telah melalui tawa, air mata, dan perjuangan bersama,” ungkapnya dengan haru.

Ia menambahkan bahwa kepengurusan bukan sekadar jabatan, melainkan wadah untuk menebar manfaat dan mengasah keikhlasan.

“Kita berpisah dalam formasi, tapi tetap bersatu dalam hati dan perjuangan,” tutupnya, disambut tepuk tangan dan suasana haru peserta.

Pemilihan Ketua Berlangsung Demokratis

Musda XI BKPRMI Jeneponto juga diwarnai dengan proses pemilihan Ketua Umum periode 2026–2031 yang berlangsung demokratis dan kompetitif.

Dua kader terbaik BKPRMI Jeneponto, Abu Bakar Halim, S.H. dan Muh. Syahrir Sarea, S.Sos., M.A.P., maju sebagai calon. Dalam hasil pemungutan suara, Abu Bakar Halim berhasil unggul dengan perolehan 46 suara, mengalahkan Muh. Syahrir Sarea yang memperoleh 39 suara.

Hasil ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian Musda XI dengan harapan besar terhadap kepemimpinan baru yang mampu melanjutkan estafet perjuangan BKPRMI di Kabupaten Jeneponto.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *