Rakerda BKPRMI Sleman Rumuskan Strategi Penguatan Remaja Masjid hingga Tingkat Kapanewon

Admin BKPRMI

Sleman, Yogyakarta — Hasil Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD BKPRMI Kabupaten Sleman dinilai memiliki dampak strategis bagi penguatan gerakan pemuda masjid di Kabupaten Sleman. Rakerda yang digelar pada Ahad, 3 Mei 2026, di Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan arah gerakan baru BKPRMI di tingkat kapanewon (kecamatan) hingga masjid.

Ketua Umum DPD BKPRMI Sleman, Deby Ferlian Nanda, S.IP., menegaskan bahwa kepengurusan periode ini akan fokus pada penguatan struktur organisasi melalui aktivasi kembali 17 Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) di seluruh wilayah Sleman. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan gerakan kepemudaan masjid berjalan aktif dan terorganisir hingga tingkat akar rumput.

“BKPRMI harus hadir lebih dekat dengan masjid dan generasi muda. Aktivasi DPK menjadi fondasi agar program pembinaan remaja masjid dapat berjalan lebih masif dan terukur,” ujarnya dalam forum Rakerda.

Rakerda juga menghadirkan perhatian serius dari Kementerian Agama Kabupaten Sleman terkait kondisi partisipasi pemuda di masjid. Pelaksana Tugas Kasi Bimas Islam Kemenag Sleman, Achmad Fauzi, S.Ag., M.Si., mengungkapkan bahwa saat ini baru sekitar 22 persen masjid di Sleman yang aktif dimakmurkan oleh kalangan pemuda dan remaja masjid.

Data tersebut sekaligus menjadi tantangan besar bagi BKPRMI Sleman untuk menggarap potensi 78 persen masjid lainnya agar lebih hidup dengan aktivitas kepemudaan, dakwah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.

Sebagai langkah konkret, Kemenag Sleman mendorong pelaksanaan program strategis berupa upgrading atau pembinaan bagi lima remaja masjid di setiap kapanewon. Dalam program tersebut, BKPRMI diharapkan menjadi mitra utama pendampingan dan penguatan kapasitas generasi muda masjid.

Selain membahas penguatan organisasi, Rakerda juga diisi dengan pemaparan program kerja tujuh lembaga otonom di bawah BKPRMI Sleman untuk tahun 2026. Forum diskusi bersama pengurus DPK menghasilkan sejumlah rekomendasi dan langkah taktis dalam menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat dan peradaban berbasis pemuda.

Melalui Rakerda ini, BKPRMI Sleman menegaskan komitmennya untuk menghadirkan gerakan remaja masjid yang lebih adaptif, kolaboratif, dan inovatif dalam menjawab tantangan sosial serta kebutuhan generasi muda di era modern.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *