PADANG, SUMATERA BARAT — Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi bersama Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sumatera Barat dalam pengembangan pendidikan Al-Qur’an dan pembinaan generasi muda.
Komitmen tersebut disampaikan dalam rangkaian Puncak Milad ke-49 BKPRMI Sumatera Barat yang turut menghadirkan Wali Kota Padang Fadly Amran sebagai pembicara utama. Momentum tersebut menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan Islam dalam menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan.
Pemko Padang melihat keberadaan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) sebagai salah satu instrumen penting dalam membangun karakter generasi sejak usia dini. Karena itu, dukungan terhadap FASI Sumatera Barat diarahkan tidak hanya pada aspek penyelenggaraan kegiatan, tetapi juga pada penguatan ekosistem pendidikan keagamaan dan pembinaan anak.
Fadly Amran menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak agar pembinaan generasi Qur’ani tidak berjalan secara parsial. Pemerintah, BKPRMI, lembaga pendidikan Al-Qur’an, masjid, orang tua, serta masyarakat perlu mengambil peran bersama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak dengan nilai-nilai keislaman.
Sinergi tersebut juga sejalan dengan berbagai program Pemko Padang, termasuk penguatan program Smart Surau sebagai bagian dari upaya menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga ruang pembinaan, pendidikan, dan aktivitas positif bagi generasi muda.
Bagi BKPRMI, dukungan pemerintah daerah menjadi modal penting dalam memperluas gerakan pendidikan Al-Qur’an dan pembinaan generasi muda. FASI sendiri selama ini menjadi salah satu wadah untuk menggali sekaligus mengembangkan potensi anak-anak dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan Al-Qur’an dan keislaman.
Kolaborasi Pemko Padang dan BKPRMI Sumatera Barat diharapkan dapat melahirkan program-program yang semakin terarah, sekaligus memperkuat peran masjid dan lembaga pendidikan Al-Qur’an sebagai pusat pembentukan karakter generasi.
Dengan dukungan pemerintah dan keterlibatan aktif masyarakat, gerakan pembinaan generasi Qur’ani di Sumatera Barat diharapkan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi lahirnya generasi muda yang berilmu, berakhlak, serta memiliki kepedulian terhadap agama dan bangsa.