JAKARTA – Lembaga Pembinaan Keluarga Sakinah (LPKS) BKPRMI Pusat menggelar Silaturahmi Kerja Nasional (SILAKNAS) LPKS BKPRMI dan Persiapan Festival Sakinah Indonesia (FSI) 2026, Jumat–Sabtu, 7–8 Agustus 2026, di Hotel Balairung Matraman, Jakarta. Kegiatan ini diikuti sekitar 50 peserta, terdiri dari Pengurus LPKS BKPRMI Pusat, Direktur Wilayah LPKS BKPRMI se-Indonesia, serta kader LPKS BKPRMI.
SILAKNAS menjadi forum silaturahmi, konsolidasi, sekaligus penyusunan arah program LPKS BKPRMI untuk satu tahun ke depan. Selain membahas program kerja nasional, kegiatan ini juga difokuskan pada persiapan Festival Sakinah Indonesia (FSI) Tingkat Nasional I yang direncanakan berlangsung pada Desember 2026, serta penguatan konsep dan panduan Sakinah Center dari tingkat pusat hingga daerah.

Selama dua hari, peserta mengikuti sejumlah agenda strategis, mulai dari pembukaan, penyampaian materi, sidang pleno tata tertib SILAKNAS, pembahasan program kerja, hingga pembahasan teknis Festival Sakinah Indonesia. Forum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menghimpun gagasan dan masukan dari para pengurus LPKS BKPRMI di berbagai wilayah sebagai dasar pengembangan program pembinaan keluarga sakinah.
Kegiatan ini mengangkat semangat pentingnya silaturahmi, dakwah, dan kaderisasi bagi pemuda dan generasi Indonesia. Melalui konsolidasi nasional tersebut, LPKS BKPRMI diharapkan semakin mampu melahirkan program yang responsif terhadap tantangan keluarga Indonesia sekaligus memperkuat peran BKPRMI dalam membangun ketahanan keluarga dan generasi muda.
H. Heryanto: SILAKNAS Jadi Momentum Konsolidasi Program Nasional
Direktur Nasional LPKS BKPRMI, H. Heryanto, S.HI., M.H., mengatakan bahwa SILAKNAS merupakan agenda tahunan yang memiliki posisi penting dalam menentukan arah program kerja LPKS BKPRMI untuk satu tahun ke depan. Menurutnya, forum tersebut tidak hanya membahas agenda organisasi, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan konsolidasi antara pengurus pusat dengan jajaran LPKS di seluruh Indonesia.

“Silaturahmi Kerja Nasional atau SILAKNAS merupakan agenda tiap tahun untuk menentukan program kerja ke depan selama satu tahun. Tahun 2026 LPKS BKPRMI Pusat mempunyai beberapa agenda, di antaranya membentuk struktur Sakinah Center mulai dari pusat sampai daerah,” ujar H. Heryanto.
Ia menambahkan, salah satu agenda besar yang menjadi perhatian LPKS BKPRMI adalah penyelenggaraan Festival Sakinah Indonesia (FSI) Tingkat Nasional I pada Desember 2026. SILAKNAS, lanjutnya, menjadi momentum untuk menyatukan visi sekaligus menyerap berbagai masukan dari setiap wilayah dan provinsi.
“Desember 2026 akan melaksanakan Festival Sakinah Indonesia atau FSI yang pertama. SILAKNAS ini menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi program, sekaligus menghimpun masukan-masukan dari tiap wilayah atau provinsi,” jelasnya.
Datok Said Aldi: Organisasi Harus Melahirkan Ide dan Inovasi
Ketua MPP BKPRMI, Datok Said Aldi Al Idrus, mengingatkan seluruh kader dan pengurus agar menjalankan amanah organisasi dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, setiap amanah yang diberikan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, kesungguhan, dan keyakinan bahwa setiap ikhtiar yang dilakukan akan mendapatkan jalan terbaik.
“Jalankan amanah dengan sungguh-sungguh, jalankan dulu, insya Allah akan selalu ada jalan. Jangan takut untuk memulai dan melaksanakan apa yang menjadi tanggung jawab kita,” pesan Datok Said Aldi Al Idrus.

Ia juga mendorong seluruh kader BKPRMI untuk terus menghadirkan gagasan baru dan inovasi dalam menjalankan roda organisasi. Menurutnya, dinamika zaman menuntut organisasi kepemudaan dan kemasjidan untuk terus berkembang agar semakin relevan dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
“Berorganisasi harus mengeluarkan ide-ide dan inovasi-inovasi agar organisasi BKPRMI lebih maju. Kader harus berani berpikir kreatif, membangun kolaborasi, dan menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi umat dan bangsa,” tegasnya.
Nanang Mubarok: Perkuat Kolaborasi LPKS dengan Kementerian dan Lembaga
Ketua Umum DPP BKPRMI, Nanang Mubarok, mengajak seluruh peserta dan kader LPKS BKPRMI untuk menjadikan aktivitas organisasi sebagai bagian dari pengabdian kepada Allah SWT. Menurutnya, semangat berorganisasi harus dibangun dengan niat yang benar sehingga setiap program yang dijalankan dapat menjadi bagian dari amal dan kontribusi untuk masyarakat.
“Masuk ke BKPRMI niatkan karena Allah. Kita memiliki sembilan lembaga di BKPRMI yang harus terus bergerak dan memberikan kontribusi. LPKS memiliki peran penting dalam membangun keluarga yang sakinah dan generasi yang berkualitas,” ungkap Nanang Mubarok.

Nanang juga mendorong LPKS BKPRMI untuk memperluas jejaring dan membangun kolaborasi dengan berbagai kementerian maupun lembaga pemerintah. Menurutnya, kerja sama lintas sektor akan memperkuat kapasitas program LPKS dalam menjawab berbagai persoalan keluarga, kepemudaan, pendidikan, sosial, dan pembangunan sumber daya manusia.
“LPKS harus melakukan kolaborasi dengan Kementerian Agama, Kementerian Sosial, BKKBN, Kementerian Pendidikan dan berbagai pihak lainnya. Dengan kolaborasi yang kuat, insya Allah program-program LPKS BKPRMI akan semakin besar manfaatnya dan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas,” tuturnya.
Menuju Festival Sakinah Indonesia 2026
SILAKNAS LPKS BKPRMI 2026 diharapkan menghasilkan rumusan program kerja yang konkret dan aplikatif, sekaligus memperkuat sinergi antara LPKS BKPRMI Pusat, wilayah, dan kader di seluruh Indonesia. Forum tersebut juga menjadi tahapan penting dalam mempersiapkan Festival Sakinah Indonesia Tingkat Nasional I yang akan digelar pada Desember 2026.
Melalui penguatan Sakinah Center, konsolidasi kelembagaan, kaderisasi, dakwah, serta kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, LPKS BKPRMI menargetkan lahirnya gerakan pembinaan keluarga yang semakin terstruktur dan berkelanjutan. Dari silaturahmi menuju konsolidasi, dari konsolidasi menuju aksi, untuk mewujudkan keluarga Indonesia yang sakinah dan generasi yang unggul.