Pematangsiantar, Sumatera Utara – Persiapan pelaksanaan Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XIII Tingkat Provinsi Sumatera Utara terus dimatangkan. Salah satu langkah koordinasi dilakukan Panitia FASI XIII Sumut dengan melakukan silaturahmi dan audiensi bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Pematangsiantar, Johannes Sihombing, SSTP, MSi, di ruang kerjanya, Jalan WR Supratman, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Senin (8/6/2026).
Rombongan panitia dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPD BKPRMI Kota Pematangsiantar, Ahmad Khoir Parinduri, didampingi sejumlah pengurus dan panitia pelaksana. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor guna mendukung kelancaran pelaksanaan FASI XIII Sumut yang dijadwalkan berlangsung pada 20–24 Juni 2026 di Kota Pematangsiantar.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Khoir Parinduri menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Kadis Kominfo beserta jajaran. Ia menjelaskan bahwa dukungan pemerintah daerah, khususnya dalam bidang komunikasi dan publikasi, menjadi faktor penting dalam menyukseskan perhelatan akbar yang akan mempertemukan ribuan santri, pembina, dan keluarga besar BKPRMI dari berbagai kabupaten dan kota se-Sumatera Utara.
“FASI bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan karakter, pengembangan bakat, serta penguatan nilai-nilai keislaman bagi generasi muda. Karena itu, kami berharap dukungan seluruh pihak agar pelaksanaannya berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kadis Kominfo Kota Pematangsiantar Johannes Sihombing menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Pematangsiantar sebagai tuan rumah FASI XIII Provinsi Sumatera Utara. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan lancar, tertib, aman, dan sukses.
Menurut Johannes, pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas tidak hanya diukur dari kecerdasan intelektual semata, tetapi juga harus dibarengi dengan pembentukan karakter, moral, dan spiritual yang kuat. Oleh karena itu, kegiatan FASI memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan akhlak mulia kepada generasi muda sejak dini.
“FASI merupakan wadah yang sangat positif dalam membentuk generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak. Kegiatan seperti ini perlu terus didukung karena menjadi investasi penting dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing,” ungkap Johannes.
Ia juga berharap FASI XIII Sumut mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, serta komitmen yang kuat dalam membangun peradaban umat dan bangsa di masa depan.
Audiensi tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bidang Pembangunan Setdako Pematangsiantar Muhammad Hamdani Lubis, SH yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksana FASI XIII Sumut, Sekretaris Panitia Muhammad Novrizal, S.Th.I, Kepala Bidang Layanan Komunikasi Dinas Kominfo Derajatullah, serta sejumlah panitia pelaksana lainnya.
Melalui sinergi antara panitia, BKPRMI, dan Pemerintah Kota Pematangsiantar, FASI XIII Provinsi Sumatera Utara diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat pembinaan generasi Qurani sekaligus mengharumkan nama Kota Pematangsiantar sebagai tuan rumah yang sukses menyelenggarakan event keislaman tingkat provinsi.