SIAK, RIAU — Menjelang peringatan Milad ke-49 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kabupaten Siak terus mematangkan berbagai rangkaian kegiatan yang akan digelar di Kabupaten Siak.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Siak bersama perwakilan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) se-Kabupaten Siak yang berlangsung di Aula MUI Kabupaten Siak, Selasa (11/8/2026).

Rapat menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian Milad ke-49 BKPRMI tidak berhenti pada seremoni organisasi, tetapi mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran pemuda masjid di tengah kehidupan sosial.
Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Siak, Tarmidzi, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan momentum Milad ke-49 BKPRMI harus dimaknai sebagai kesempatan untuk memperluas gerakan kebaikan, memperkuat pembinaan generasi muda, serta semakin menghidupkan fungsi masjid di tengah masyarakat.
“Milad ke-49 BKPRMI ini bukan sekadar perayaan bertambahnya usia organisasi. Ini momentum bagi kita untuk bergerak bersama, memakmurkan masjid, membina generasi muda, dan memberikan kontribusi nyata bagi umat,” ujar Tarmidzi.
Sembilan Agenda Sentuh Sosial, Keagamaan dan Kepemudaan
Dalam rapat tersebut, DPD BKPRMI Kabupaten Siak mematangkan sedikitnya sembilan agenda utama yang akan menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-49.
Kegiatan tersebut meliputi Khotmil Qur’an, ziarah makam Sultan Siak, donor darah, seminar pemuda, aksi bersih-bersih masjid, berbagi sarapan gratis, NGOPI (Ngobrol Pemuda Inspiratif), penanaman pohon, serta berbagai kegiatan sosial dan keumatan lainnya.

Rangkaian agenda tersebut dirancang untuk menyentuh sejumlah aspek penting, mulai dari penguatan spiritualitas, kepedulian sosial, pembinaan pemuda, pelestarian lingkungan hingga penguatan kecintaan terhadap sejarah dan daerah.
Menurut Tarmidzi, keberagaman kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen BKPRMI Siak untuk menjadikan momentum Milad sebagai gerakan yang inklusif dan memberikan dampak nyata.
“Kami ingin Milad ini menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kepedulian sosial. Masjid harus terus kita dorong menjadi pusat pembinaan, pelayanan dan peradaban umat,” tegasnya.
Pemuda Masjid Harus Hadir di Tengah Masyarakat
Lebih jauh, Tarmidzi berharap rangkaian Milad ke-49 dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengambil peran lebih besar dalam berbagai persoalan sosial dan keumatan.
Ia menilai pemuda masjid tidak cukup hanya aktif dalam kegiatan internal masjid, tetapi juga harus mampu tampil sebagai pelopor kebaikan dan memberikan solusi bagi lingkungan sekitarnya.

“Pemuda masjid harus menjadi garda terdepan dalam kebaikan. Dari masjid kita lahirkan generasi yang berakhlak, cerdas, peduli dan cinta negeri,” katanya.
Ia menambahkan, semangat kolaborasi menjadi salah satu kunci agar seluruh agenda dapat berjalan secara optimal. Karena itu, keterlibatan pengurus DPD, DPK serta berbagai unsur masyarakat diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan.
Rapat persiapan tersebut diikuti jajaran pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Siak dan perwakilan DPK BKPRMI se-Kabupaten Siak.
Dengan persiapan yang dilakukan secara bersama-sama, DPD BKPRMI Kabupaten Siak optimistis peringatan Milad ke-49 tidak hanya menjadi penanda perjalanan organisasi, tetapi juga menjadi momentum memperluas manfaat, memperkuat ukhuwah dan meneguhkan kontribusi pemuda masjid bagi masyarakat, daerah dan bangsa.