DPW BKPRMI Jakarta Gelar Training Youth Muslimpreneur, Dorong Kemandirian Ekonomi Pemuda Masjid

Admin BKPRMI

JAKARTA – Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Jakarta menginisiasi Training Youth Muslimpreneur yang digelar pada Jumat, 7 Februari 2026, di Masjid Al-Muhsinin, Kompleks Alfa Indah. Program ini menjadi upaya nyata mendorong kemandirian ekonomi pemuda masjid sekaligus berkontribusi dalam menekan angka kemiskinan di wilayah Ibu Kota.

Kegiatan pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Wilayah (Dirwil) LPPSDM BKPRMI Jakarta, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Dedi Tokjar. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa pembentukan karakter wirausaha harus dimulai sejak dini, terutama di kalangan generasi muda berbasis masjid.

“Pemuda perlu dilatih berani mengambil langkah, cakap membaca peluang usaha, serta konsisten membangun kolaborasi. Dari masjid, kita dorong lahir wirausahawan muda yang tangguh dan berdaya saing,” ujarnya.

Peserta pelatihan berasal dari berbagai wilayah di Jakarta. Materi yang disampaikan meliputi penguatan pola pikir entrepreneur, motivasi membangun usaha, hingga pengembangan bisnis berbasis potensi lokal dan kebutuhan lingkungan sekitar. Kegiatan ini dirancang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif agar peserta dapat langsung mempraktikkan ide usaha di komunitas masing-masing.

Ketua Umum DPW BKPRMI Jakarta, Nanang Jahidin, menyampaikan bahwa program Youth Muslimpreneur merupakan bagian dari strategi pemberdayaan pemuda masjid agar memiliki peran produktif dalam pembangunan sosial ekonomi.

“Kami ingin pemuda masjid tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga memiliki kemandirian ekonomi. Pelatihan ini menjadi ikhtiar BKPRMI Jakarta untuk melahirkan generasi muda yang kreatif, produktif, dan mampu menciptakan lapangan kerja,” tuturnya.

Menurutnya, penguatan ekonomi berbasis masjid diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi umat sekaligus mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat yang holistik. DPW BKPRMI Jakarta pun menargetkan pengembangan program serupa ke tingkat kota hingga kecamatan, agar manfaat pelatihan kewirausahaan dapat dirasakan lebih luas oleh pemuda di berbagai wilayah Jakarta.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *