MAKASSAR, SULAWESI SELATAN — Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (LPPTKA) BKPRMI Kota Makassar menggelar Tasyakuran Wisuda Santri Angkatan XXIX di Auditorium UIN Alauddin Makassar, Ahad (25/10/2026). Sebanyak 701 santri dari 115 Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) se-Kota Makassar dinyatakan lulus dalam prosesi wisuda yang berlangsung khidmat dan penuh kebahagiaan.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengapresiasi perjuangan para santri dalam mempelajari Al-Qur’an sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun generasi Qur’ani yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah.

Prosesi wisuda dihadiri Ketua DPW BKPRMI Sulawesi Selatan, Dr. dr. M. Ishaq Iskandar, M.Kes., M.M., M.H., MARS; Ketua Umum DPD BKPRMI Kota Makassar, Muh. Khaerul; Direktur Wilayah LPPTKA BKPRMI Sulawesi Selatan, Hendra Muh. Ismail; serta jajaran pengurus, para ustaz dan ustazah, tokoh agama, dan orang tua santri.
Suasana haru dan bahagia menyelimuti auditorium ketika para santri mengenakan toga wisuda sebagai simbol keberhasilan menyelesaikan tahapan pembelajaran Al-Qur’an di TPA masing-masing.
Muh. Khaerul: Wisuda Bukan Akhir, tetapi Awal Mengamalkan Al-Qur’an
Ketua Umum DPD BKPRMI Kota Makassar, Muh. Khaerul, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pendidikan Al-Qur’an di Kota Makassar.
Menurutnya, keberhasilan mewisuda 701 santri merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi para pengelola TPA, ustaz dan ustazah, pengurus BKPRMI, serta dukungan orang tua yang senantiasa mendampingi proses pendidikan anak-anak mereka.
“Pembelajaran Al-Qur’an tidak berhenti di sini. Wisuda bukanlah garis akhir, melainkan awal dari perjalanan yang lebih besar. Mari kita berkomitmen menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam setiap langkah kita,” ujar Khaerul.

Ia berharap para santri yang diwisuda tidak hanya memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Khaerul juga menegaskan komitmen BKPRMI Kota Makassar untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penyempurnaan kurikulum dan penguatan pembinaan di seluruh jajaran LPPTKA BKPRMI.
Upaya tersebut diharapkan mampu menghadirkan pendidikan Al-Qur’an yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam.
Ketua DPW BKPRMI Sulsel: Keberhasilan Pendidikan Al-Qur’an Diukur dari Akhlak Santri
Ketua DPW BKPRMI Sulawesi Selatan, Dr. dr. M. Ishaq Iskandar, M.Kes., M.M., M.H., MARS, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh santri BKPRMI Kota Makassar yang mengikuti wisuda Angkatan XXIX.
“Atas nama BKPRMI Provinsi Sulawesi Selatan, saya menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh santri BKPRMI Kota Makassar yang hari ini mengikuti wisuda,” ungkapnya.
Ia mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar Al-Qur’an, melainkan awal untuk mengimplementasikan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, jangan sampai setelah menyelesaikan pendidikan di TKA/TPA, Al-Qur’an hanya menjadi kenangan masa kecil. Sebaliknya, kebiasaan membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an harus terus tumbuh hingga dewasa.
“Jadilah generasi yang tidak hanya pandai membaca Al-Qur’an, tetapi juga mencerminkan akhlak Al-Qur’an. Hormati orang tua, sayangi sesama, rajin belajar, jujur dalam perkataan, santun dalam pergaulan, dan berani membela kebenaran,” pesannya kepada para santri.
Ishaq menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan Al-Qur’an tidak semata-mata diukur dari banyaknya santri yang diwisuda, tetapi juga dari sejauh mana nilai-nilai Al-Qur’an tumbuh dalam perilaku dan karakter mereka.
Ia juga menyoroti pentingnya memperkuat pendidikan Al-Qur’an di tengah pesatnya perkembangan teknologi, derasnya arus informasi, dan berbagai tantangan moral yang dihadapi generasi muda.
“ Kita ingin melahirkan generasi yang kokoh imannya, luas ilmunya, mulia akhlaknya, sehat jasmani dan rohaninya, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri keislamannya,” tegasnya.

Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, Ishaq mengajak seluruh pengurus BKPRMI, para ustaz dan ustazah, orang tua, serta pemerintah agar terus memperkuat sinergi dalam membina generasi muda Islam.
Ia turut menyampaikan penghargaan kepada para guru Al-Qur’an atas keikhlasan dan pengabdian mereka dalam mendidik santri. Menurutnya, mengajarkan Al-Qur’an bukan sekadar pekerjaan, melainkan amal jariyah yang diharapkan terus mengalir pahalanya.
Kepada para orang tua, ia berpesan agar terus mendampingi anak-anak dalam membaca dan mengamalkan Al-Qur’an di rumah. Sinergi antara lembaga pendidikan dan keluarga dinilai menjadi kunci penting dalam membentuk generasi Qur’ani.
LPPTKA BKPRMI Sulsel Ajak Perkuat Sinergi Membangun Generasi Qur’ani
Direktur Wilayah LPPTKA BKPRMI Sulawesi Selatan, Hendra Muh. Ismail, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum wisuda sebagai penguat komitmen bersama dalam membangun pendidikan Al-Qur’an yang berkelanjutan.
Ia menekankan pentingnya peran keluarga, guru, organisasi, dan pemerintah dalam memastikan para santri tidak berhenti belajar setelah diwisuda, tetapi terus bertumbuh menjadi generasi yang mencintai Al-Qur’an dan menjunjung tinggi akhlak mulia.

“Mari kita jadikan momentum wisuda ini sebagai komitmen bersama untuk membangun Makassar yang religius, Sulawesi Selatan yang berkarakter, dan Indonesia yang dipenuhi generasi beriman serta berakhlakul karimah,” ujar Hendra.
Pesan tersebut sejalan dengan semangat BKPRMI dalam memperluas pembinaan generasi muda Islam melalui masjid dan lembaga pendidikan Al-Qur’an.
Wisuda Menjadi Momentum Penguatan Pendidikan Al-Qur’an
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula rencana pelaksanaan puncak perayaan wisuda santri tingkat Kota Makassar yang lebih besar, yang direncanakan berlangsung sekitar 20 November 2026 di Masjid Raya Makassar.
Dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap agenda tersebut masih menunggu konfirmasi resmi.
Rangkaian kegiatan tasyakuran wisuda Angkatan XXIX ditutup dengan doa bersama, sesi foto, serta pemberian penghargaan kepada santri berprestasi dan guru berdedikasi.

Melalui wisuda ini, BKPRMI Kota Makassar berharap semangat mencintai Al-Qur’an semakin mengakar di tengah keluarga dan masyarakat. Para santri diharapkan terus meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, memperdalam pemahaman keislaman, dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam membangun masa depan.
Sejalan dengan semangat #KembaliKeMasjid, BKPRMI terus mendorong masjid dan TKA/TPA menjadi pusat pembinaan generasi Qur’ani, penguatan karakter, dan pembangunan peradaban Islam yang memberikan manfaat bagi masyarakat.