Jeneponto, Sulawesi Selatan – Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kabupaten Jeneponto sukses menuntaskan rangkaian Musyawarah Kecamatan (Muscam) pada 11 Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) se-Kabupaten Jeneponto. Kegiatan yang berlangsung secara maraton sejak 23 hingga 31 Mei 2026 tersebut berhasil memilih kepengurusan baru DPK BKPRMI untuk masa bakti berikutnya sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan.

Muscam dilaksanakan di berbagai lokasi, mulai dari aula kecamatan, masjid, aula sekolah atau madrasah, hingga aula Kantor Urusan Agama (KUA). Setiap pelaksanaan Muscam dihadiri sedikitnya 50 peserta yang terdiri atas unsur DPD BKPRMI Jeneponto, Forkopincam, pengurus DPK, pengurus desa dan kelurahan, remaja masjid, serta pengelola TKA/TPA.
Road show Muscam tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPD BKPRMI Jeneponto periode 2026–2031, Abu Bakar Halim, SH, bersama unsur Majelis Pertimbangan Daerah (MPD), Sekretaris Umum DPD Muh. Hasbi, S.Pd.I., M.Pd., para wakil ketua, wakil sekretaris, wakil bendahara, dan unsur direktur daerah. Kegiatan juga mendapat dukungan dari para camat, Forkopincam, serta kepala KUA di 11 kecamatan.
Dari hasil Muscam, terpilih para ketua DPK BKPRMI di masing-masing kecamatan, yakni Rasihun, S.Pd.I., M.Pd.I (Bangkala), Rudi Haryanto, S.Pd (Bangkala Barat), Syamsudarlin, S.Pd (Tamalatea), Muhammad Husni Syam, S.Pd., M.Pd (Binamu), Rusli K, S.Pd (Bontoramba), Irwan, SH (Turatea), Iwan Maulana, S.Pd.I., M.Pd (Kelara), Saing Sila, S.Pd.I., SH (Rumbia), Abd. Rasyid Basri, S.Pd.I (Arungkeke), Irawati, S.Pd., M.Pd (Batang), dan Abdul Kudratullah, S.Pd., M.Pd (Tarowang).

Ketua Umum DPD BKPRMI Jeneponto, Abu Bakar Halim, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan Muscam di seluruh kecamatan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Alhamdulillah, road show Musyawarah Kecamatan di 11 DPK berjalan sesuai rencana dan dapat diselesaikan tepat waktu sebelum berakhirnya masa kepengurusan sebelumnya pada 31 Mei 2026. Ini menunjukkan komitmen dan soliditas seluruh jajaran BKPRMI Jeneponto,” ujarnya.
Ia berharap para ketua DPK yang baru terpilih segera menyusun struktur kepengurusan secara komprehensif dan objektif, kemudian melaksanakan Rapat Kerja Kecamatan (Rakercam) sebagai langkah awal menjalankan program organisasi.
Menurutnya, kepengurusan DPK yang baru harus mampu menghadirkan program-program keummatan yang berdampak langsung bagi masyarakat dengan tetap menjaga sinergi dan koordinasi bersama DPD BKPRMI Jeneponto.

Abu Bakar Halim juga menegaskan bahwa salah satu fokus utama BKPRMI Jeneponto periode 2026–2031 adalah memperkuat pembinaan generasi muda melalui pembentukan dan pengembangan remaja masjid di seluruh wilayah kabupaten.
“Massifikasi pembentukan remaja masjid menjadi prioritas karena mereka merupakan kelompok usia yang sangat membutuhkan ruang pembinaan positif di tengah berbagai tantangan zaman. Selain itu, kami juga akan melakukan penertiban dan pemberian penghargaan kepada TKA/TPA, DPDes/Kel, serta remaja masjid yang menunjukkan kinerja terbaik,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum DPD BKPRMI Jeneponto, Muh. Hasbi, S.Pd.I., M.Pd., memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus DPK yang mampu menyelenggarakan Muscam dalam waktu yang relatif singkat.
“Ini merupakan kerja kolektif yang luar biasa dari seluruh DPK. Meski waktu persiapan cukup terbatas, pelaksanaan Muscam dapat berjalan dengan baik, tertib, dan menghasilkan kepemimpinan baru di setiap kecamatan,” katanya.

Hasbi menambahkan, DPD BKPRMI Jeneponto akan menyiapkan program peningkatan kapasitas organisasi bagi seluruh pengurus DPK yang baru terpilih.
“Ke depan, insya Allah akan dilaksanakan penataran atau pelatihan terkait tata kelola organisasi, administrasi, dan kesekretariatan agar pengelolaan organisasi semakin profesional dan terukur,” ungkapnya.
Dengan tuntasnya Muscam di 11 kecamatan, BKPRMI Jeneponto optimistis dapat memperkuat jaringan organisasi hingga tingkat akar rumput dan mempercepat pelaksanaan berbagai program pembinaan umat, pendidikan Al-Qur’an, serta pengembangan remaja masjid di seluruh wilayah Kabupaten Jeneponto.