Ratusan Guru Mengaji Ikuti Pelatihan Level A BKPRMI Makassar, Regulasi dan Kesejahteraan Jadi Sorotan

Admin BKPRMI

MAKASSAR, Sulawesi Selatan – DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Makassar menyelenggarakan Pelatihan Guru Mengaji Level A di Aula MAN 3 Makassar, Sabtu–Ahad (7–8/2/2026), sebagai langkah strategis untuk memperkuat standarisasi mutu pengajar Al-Qur’an sekaligus mengokohkan implementasi regulasi keagamaan di Kota Makassar.

Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso, SS., MA, yang membuka kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya kesinambungan kebijakan daerah terkait literasi Al-Qur’an.

“BKPRMI memiliki peran historis dalam lahirnya Perda Baca Tulis Al-Qur’an. Oleh karena itu, pengawalan terhadap terbitnya Peraturan Wali Kota harus terus dilakukan agar ijazah munaqasah dari TPA resmi dapat dijadikan salah satu syarat masuk ke jenjang SMP,” ujar legislator yang akrab disapa “Ustaz Hadi”.

Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten dari tingkat nasional hingga daerah, di antaranya Wakil Sekretaris Nasional LPPTKA BKPRMI Pusat, Yusuf Sewang, S.Th.I., Direktur Wilayah LPPTKA BKPRMI Sulawesi Selatan, Hendra Muhammad Ismail, S.Pd.I., Sekretaris Wilayah LPPTKA BKPRMI Sulawesi Selatan, Suardi, S.Pd.I., M.Pd.I., Gr., serta Direktur Daerah LPPTKA BKPRMI Kota Makassar, Yanuar, S.Pd.I., Gr., guna memastikan keseragaman standar pengajaran Al-Qur’an di seluruh unit TPA.

Ketua Panitia Pelaksana, Madina, S.Ag., melaporkan bahwa peserta pelatihan berasal dari berbagai TPA di Kota Makassar.

“Ratusan ustadz dan ustadzah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di masing-masing unit TPA,” jelasnya.

Dari sisi dukungan pemerintah, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Makassar, Mohammad Syarief, menyampaikan kabar terkait program perlindungan sosial bagi pekerja keagamaan.

“Pemerintah Kota Makassar menyiapkan skema Jaminan Hari Tua bagi sekitar 5.000 pekerja keagamaan pada tahun 2026,” ungkapnya. Sementara itu, “Ustaz Hadi” juga mengungkapkan rencana peningkatan insentif pada tahun 2027 serta perbaikan sistem administrasi perbankan agar tidak menyulitkan para guru mengaji.

Sekretaris Umum DPD BKPRMI Kota Makassar, Ichwan, S.Sos., menegaskan komitmen organisasi untuk memperkuat basis data pendidik Al-Qur’an.

“Kami siap merapikan dan menyinkronkan database guru mengaji agar selaras dengan program pemerintah, sehingga dukungan terhadap kesejahteraan guru dapat lebih tepat sasaran,” tandasnya.

Melalui Pelatihan Guru Mengaji Level A ini, BKPRMI Kota Makassar menegaskan komitmennya menghadirkan pendidik Al-Qur’an yang profesional dan terstandar, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan guru agar sejalan dengan kualitas pendidikan keagamaan yang diberikan kepada generasi muda. (Rls. Darul Aksa, DPD BKPRMI Makassar)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *