BANTEN — Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Provinsi Banten resmi dilantik untuk masa khidmat 2026–2031 dalam suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan di Pendopo Gubernur Banten, Rabu (13/5/2026).
Prosesi pelantikan disaksikan langsung oleh Andra Soni dan dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD Provinsi Banten, tokoh masyarakat, ketua ormas Islam, seluruh kader BKPRMI se-Provinsi Banten, serta Ketua DPD BKPRMI kabupaten/kota se-Banten.

Turut hadir Ketua Dewan Penasehat DPW BKPRMI Provinsi Banten KH Abuya Muhtadi Dimyati, Ketua MPP BKPRMI Said Aldi Al Idrus, Sekretaris Jenderal DPP BKPRMI Jailani Dalimunthe, serta jajaran pengurus DPP BKPRMI yang memberikan dukungan dan doa bagi kepengurusan baru BKPRMI Banten.
Momentum pelantikan semakin istimewa dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara DPW BKPRMI Provinsi Banten dan Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten terkait percepatan penerbitan sertifikat lahan wakaf masjid dan mushala di Provinsi Banten.
Kerja sama tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam memberikan kepastian hukum terhadap aset-aset wakaf umat sekaligus memperkuat fungsi masjid dan mushala sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan harapan besar agar kepengurusan baru DPW BKPRMI Provinsi Banten mampu menjadi motor penggerak pembinaan generasi muda Islam yang berkarakter, berintegritas, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Menurutnya, BKPRMI telah terbukti menjadi organisasi kepemudaan Islam yang konsisten melahirkan kader-kader terbaik bangsa melalui pembinaan remaja masjid, pendidikan Al-Qur’an, dan penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“BKPRMI Provinsi Banten adalah organisasi yang memiliki peran strategis dalam menciptakan kader-kader terbaik demi pembangunan Banten di masa yang akan datang. Dari masjid lahir generasi muda yang berakhlak, memiliki kepedulian sosial, serta semangat membangun daerah dan bangsa,” ujar Andra Soni.
Ia menilai keberadaan BKPRMI sangat penting dalam membantu pemerintah membangun karakter generasi muda di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Karena itu, Pemerintah Provinsi Banten memberikan apresiasi atas dedikasi BKPRMI dalam bidang dakwah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami dari Pemerintah Provinsi Banten siap bersinergi bersama BKPRMI Provinsi Banten. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam membangun daerah. Dibutuhkan kolaborasi dengan organisasi kepemudaan dan keagamaan seperti BKPRMI yang memiliki jaringan luas hingga tingkat akar rumput,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP BKPRMI Nanang Mubarok menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar agenda seremonial organisasi, tetapi momentum kebangkitan gerakan dakwah pemuda masjid di Tanah Jawara.
“Hari ini bukan sekadar momentum pelantikan organisasi. Hari ini adalah momentum kebangkitan gerakan dakwah pemuda masjid di Tanah Jawara. Amanah yang diemban oleh pengurus DPW BKPRMI Provinsi Banten bukanlah amanah yang ringan, melainkan amanah perjuangan untuk membina umat, menjaga masjid, dan menyiapkan generasi Islam masa depan,” ungkap Nanang.
Ia menjelaskan bahwa DPP BKPRMI terus mendorong penguatan program strategis nasional BKPRMI di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Banten, agar organisasi mampu tampil sebagai gerakan kepemudaan Islam yang modern, adaptif, dan tetap berpegang pada nilai-nilai dakwah.
Nanang juga memperkenalkan visi besar BKPRMI melalui Program GERBANG EMAS (Gerakan Bangun Ekonomi Masjid) yang bertujuan menjadikan masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga pusat pembangunan ekonomi umat, pengembangan kreativitas pemuda, pendidikan sosial, dan penguatan ketahanan masyarakat berbasis nilai-nilai Islam.

Ketua DPW BKPRMI Provinsi Banten dalam sambutannya menegaskan bahwa kepengurusan periode 2026–2031 membawa semangat baru untuk membangun gerakan dakwah kepemudaan yang lebih aktif, progresif, dan berdampak nyata di tengah masyarakat.
“Dengan semangat baru, DPW BKPRMI Provinsi Banten siap membangun generasi muda melalui program-program keumatan, dengan tetap fokus pada pemberantasan buta huruf Al-Qur’an. Ini menjadi bagian penting dalam membentuk generasi Qurani yang berakhlak, cerdas, dan memiliki kepedulian sosial,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa BKPRMI harus menjadi wadah pembinaan pemuda remaja masjid yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan semangat ukhuwah.
Suasana pelantikan berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan. Kehadiran unsur pemerintah, tokoh agama, dan kader BKPRMI menjadi simbol kuat sinergi antara organisasi kepemudaan Islam dengan pemerintah daerah dalam membangun masyarakat Banten yang religius, maju, dan berdaya.
Dengan kepengurusan baru ini, DPW BKPRMI Provinsi Banten optimistis mampu menghadirkan gerakan yang lebih solid, adaptif, dan menjadi garda terdepan dalam pembinaan generasi muda Islam di Provinsi Banten.