PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT — H. Irsan, S.Ag., MH terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Kalimantan Barat melalui Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-XIII BKPRMI Kalbar Tahun 2026.
Keputusan tersebut menunjukkan adanya kesepakatan bersama peserta musyawarah untuk memberikan mandat kepemimpinan kepada H. Irsan. Tanpa melalui proses pemungutan suara, forum Muswil menetapkan dirinya untuk memimpin BKPRMI Kalbar pada periode kepengurusan mendatang.

Usai terpilih, H. Irsan menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program-program BKPRMI Kalbar yang telah berjalan sekaligus mengaktifkan kembali berbagai program yang dinilai belum optimal. Salah satu perhatian utamanya adalah penguatan kembali Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) sebagai bagian penting dari pembinaan generasi muda di lingkungan masjid.
“Program-program yang sudah berjalan selama ini tentunya akan kita lanjutkan. Yang belum berjalan secara maksimal akan kita aktifkan kembali, termasuk TPQ dan TPA,” ujar H. Irsan.
Selain pendidikan Al-Qur’an, agenda kepemimpinan baru tersebut juga diarahkan pada keberlanjutan kegiatan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) sebagai salah satu program pembinaan dan pengembangan potensi anak-anak serta generasi muda.
Perhatian terhadap Guru Mengaji
H. Irsan juga menaruh perhatian terhadap keberadaan guru mengaji yang selama ini menjadi salah satu unsur penting dalam pendidikan keagamaan masyarakat di tingkat akar rumput.
Menurutnya, keberlangsungan pembinaan keagamaan tidak dapat dilepaskan dari peran para guru mengaji. Karena itu, ia berharap adanya dukungan dari pemerintah kabupaten/kota maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terhadap para guru mengaji yang menjalankan tugas pembinaan di tengah masyarakat.
Dukungan tersebut dinilai penting agar aktivitas pendidikan Al-Qur’an di masjid, musala, TPQ dan TPA dapat terus berkembang serta menjangkau lebih banyak anak dan generasi muda.
Hadapi Tantangan Generasi Digital
H. Irsan turut menyoroti tantangan pembinaan pemuda dan remaja masjid di tengah perkembangan teknologi digital. Derasnya arus informasi dan tingginya penggunaan perangkat digital membuat pembinaan generasi muda membutuhkan pendekatan yang berkelanjutan dan relevan dengan perkembangan zaman.

Karena itu, BKPRMI Kalbar ke depan akan mendorong pola pembinaan yang melibatkan lintas generasi. Pemuda dan remaja akan berjalan bersama para sesepuh, tokoh agama, dan kader senior yang memiliki pengalaman dalam pembinaan keumatan.
Kolaborasi lintas generasi tersebut diharapkan dapat memadukan energi dan kreativitas generasi muda dengan pengalaman para senior dalam membangun kegiatan masjid yang lebih hidup dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dorong Kemandirian Ekonomi Pemuda Masjid
Agenda BKPRMI Kalbar di bawah kepemimpinan H. Irsan juga tidak hanya diarahkan pada aspek pembinaan keagamaan. Pemberdayaan ekonomi pemuda dan remaja masjid menjadi bagian lain yang akan didorong, khususnya melalui sektor pangan dan pertanian.
H. Irsan melihat adanya berbagai program pemerintah dan kementerian yang dapat dimanfaatkan untuk membuka ruang pemberdayaan ekonomi bagi pemuda masjid.

“Kita sebenarnya tinggal menjemput bola. Perekonomian umat juga menjadi harapan kita semua. Pemuda dan remaja masjid harus bisa menjadi contoh bahwa mereka mampu bersaing dan mandiri,” katanya.
Menurutnya, masjid tidak hanya dapat menjadi pusat kegiatan ibadah dan pembinaan keagamaan, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai ruang pemberdayaan masyarakat, termasuk dalam membangun kemandirian ekonomi umat.
Perkuat Sinergi DPW dan DPD
Dalam menjalankan agenda tersebut, H. Irsan menegaskan pentingnya penguatan koordinasi antara DPW BKPRMI Kalimantan Barat dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BKPRMI di seluruh kabupaten/kota.
Ia menyebut DPD sebagai ujung tombak organisasi karena berada paling dekat dengan masyarakat dan menjadi struktur yang bersentuhan langsung dengan masjid, pemuda, remaja, santri, guru mengaji, serta berbagai komunitas di daerah.
Karena itu, konsolidasi organisasi dan penguatan sinergi antara DPW dan DPD akan menjadi bagian penting dalam menerjemahkan hasil Muswil ke-XIII menjadi program kerja yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dengan mandat aklamasi yang diberikan melalui Muswil ke-XIII, kepemimpinan H. Irsan diharapkan membawa kesinambungan sekaligus penguatan terhadap gerakan BKPRMI di Kalimantan Barat, mulai dari revitalisasi pendidikan Al-Qur’an, pembinaan generasi muda, perhatian terhadap guru mengaji hingga pemberdayaan ekonomi pemuda dan remaja masjid.