Maros, Sulawesi Selatan – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Maros sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI yang menjadi tonggak penting dalam estafet kepemimpinan organisasi sekaligus penyusunan arah kebijakan strategis untuk memperkuat pembinaan generasi muda Islam di Kabupaten Maros. Selasa (16/06/2026)

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Baruga A Kabupaten Maros tersebut dihadiri oleh Bupati Maros, jajaran Pengurus DPW BKPRMI Sulawesi Selatan, Dewan Penasihat, serta ratusan kader BKPRMI dari seluruh Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) se-Kabupaten Maros.
Musda XI berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah. Selain menjadi forum evaluasi kepengurusan sebelumnya, kegiatan ini juga menjadi wadah merumuskan langkah-langkah strategis organisasi agar semakin mampu menjawab tantangan dakwah dan pembinaan generasi muda di era digital.
Dalam sambutannya, Bupati Maros, Dr. H. A. S. Chaidir Syam, S.IP., M.H., menyampaikan apresiasi atas kiprah BKPRMI yang selama ini konsisten menjadi mitra pemerintah daerah dalam membina karakter generasi muda, khususnya melalui pengembangan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA/TPQ).

Menurutnya, BKPRMI memiliki peran besar dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang religius dan berakhlak mulia.
“BKPRMI merupakan mitra strategis Pemerintah Kabupaten Maros dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan cinta Al-Qur’an. Kami berharap Musda ini melahirkan kepengurusan yang visioner, inovatif, serta mampu membawa organisasi semakin maju dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPW BKPRMI Sulawesi Selatan, Salihuddin, S.Ag., H.Q., mengingatkan pentingnya menjaga khittah perjuangan BKPRMI sebagai organisasi dakwah, kaderisasi, dan pendidikan umat.
Ia menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus dijadikan sebagai peluang untuk memperkuat dakwah dan pelayanan organisasi, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi ruh perjuangan BKPRMI.

Mengusung tema “Meneguhkan Khittah Perjuangan, Memakmurkan Masjid, dan Mencetak Pemimpin Masa Depan,” seluruh rangkaian persidangan berlangsung dinamis namun tetap kondusif. Laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya diterima oleh peserta sidang pleno sebagai bentuk apresiasi atas kinerja yang telah dilaksanakan.
Puncak Musda XI ditandai dengan terpilihnya Aswar Asri, S.H.I. sebagai Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Maros periode selanjutnya melalui mekanisme musyawarah mufakat secara aklamasi.
Dalam sambutan perdananya sebagai ketua terpilih, Aswar Asri menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan seluruh kader BKPRMI Maros.
Ia mengajak seluruh pengurus dan kader untuk memperkuat sinergi dalam membangun organisasi yang semakin solid dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Amanah ini adalah tanggung jawab bersama. Dengan semangat kolaborasi seluruh DPK dan kader BKPRMI di Kabupaten Maros, kita akan menjadikan masjid sebagai pusat peradaban, pusat pembinaan generasi muda, sekaligus melahirkan kader-kader yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman,” tegasnya.
Melalui sidang komisi, Musda XI juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang akan menjadi prioritas kepengurusan baru. Beberapa di antaranya adalah penguatan sistem digital melalui pengembangan big data organisasi untuk mempermudah pendataan santri, pembina, dan remaja masjid, pemberdayaan ekonomi kader melalui pelatihan kewirausahaan serta pengembangan koperasi remaja masjid, serta revitalisasi pembinaan Ikatan Remaja Masjid (IRMA) hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Musyawarah Daerah XI BKPRMI Kabupaten Maros secara resmi ditutup oleh Ketua DPW BKPRMI Sulawesi Selatan, Salihuddin, S.Ag., H.Q. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada ketua umum terpilih serta berharap kepengurusan baru mampu membawa BKPRMI Maros semakin maju, profesional, dan terus menjadi garda terdepan dalam membina generasi Qurani serta memakmurkan masjid di Bumi Butta Salewangang. (Rls. Luqman, Pengurus DPD BKPRMI Maros)