Maros, Sulawesi Selatan – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Sulawesi Selatan secara resmi melantik jajaran Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kabupaten Maros masa bakti 2026–2031 dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Minggu (2/8).

Pelantikan dihadiri oleh Bupati Maros Dr. H. A. S. Chaidir Syam, S.IP., M.H., Ketua DPRD Kabupaten Maros Muh. Gemilang Pagessa, S.Tr.S., S.Sos., M.Si., Perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maros, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros, Perwakilan Kapolres Maros, para tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta ratusan kader remaja masjid dari berbagai kecamatan di Kabupaten Maros.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan kepengurusan, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan janji organisasi, serta penyerahan Pataka BKPRMI secara simbolis kepada Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Maros periode 2026–2031, Aswar Asri, S.HI.
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Maros, Aswar Asri, menegaskan komitmennya menjadikan BKPRMI sebagai wadah pembinaan generasi muda Islam yang unggul, religius, dan berdaya saing.

“BKPRMI harus hadir sebagai benteng moral dan garda terdepan dalam membina pemuda masjid. Fokus utama kami pada periode 2026–2031 adalah memperkuat pembentukan karakter remaja masjid, mendorong digitalisasi pengelolaan TKA/TPA, serta membangun kemandirian ekonomi kepemudaan berbasis masjid,” ujarnya.
Untuk mewujudkan visi tersebut, kepengurusan baru menetapkan tiga fokus strategis selama lima tahun ke depan, yakni penguatan pembinaan TKA/TPA melalui LPPTKA dengan peningkatan kualitas ustaz dan ustazah, standardisasi kurikulum pembelajaran Al-Qur’an, serta pemanfaatan teknologi digital dalam proses belajar mengajar.
Selain itu, DPD BKPRMI Maros juga akan memperkuat kaderisasi dan pemberdayaan remaja masjid melalui berbagai kegiatan keislaman, sosial, dan kepemudaan hingga tingkat desa dan kelurahan sebagai upaya membentengi generasi muda dari berbagai dampak negatif perkembangan zaman. Fokus ketiga adalah membangun kemitraan strategis dengan Pemerintah Kabupaten Maros dalam mendukung pembangunan bidang keagamaan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum DPW BKPRMI Sulawesi Selatan, Asri Said, menekankan bahwa masjid harus mampu menjadi ruang yang ramah dan menyenangkan bagi generasi muda agar mereka semakin dekat dengan aktivitas keislaman.
“Masjid harus menjadi ruang yang asyik bagi generasi muda. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan karakter, pengembangan potensi, ruang kreativitas, dan lahirnya generasi yang berakhlak, berilmu, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya,” tegas Asri Said.
Ia juga berharap kepengurusan baru mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, pengurus masjid, lembaga pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat guna menghadirkan program-program inovatif yang mampu menarik partisipasi aktif generasi muda.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Maros, Dr. H. A. S. Chaidir Syam, S.IP., M.H., menyampaikan apresiasi atas kontribusi BKPRMI yang selama ini konsisten membina generasi muda Qur’ani melalui pendidikan Al-Qur’an, dakwah, dan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Menurutnya, “kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Maros dan BKPRMI merupakan modal penting dalam membangun sumber daya manusia yang religius, berkarakter, dan berakhlak mulia. Pemerintah Kabupaten Maros juga berharap kepengurusan periode 2026–2031 terus memperkuat sinergi, khususnya dalam mendukung program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an, penguatan pendidikan keagamaan, serta pembangunan karakter generasi muda.” Ujarnya.
Pelantikan DPD BKPRMI Kabupaten Maros periode 2026–2031 menjadi momentum baru bagi organisasi untuk semakin menghidupkan fungsi masjid sebagai pusat peradaban umat sekaligus pusat pembinaan generasi muda yang kreatif, produktif, mandiri, dan berakhlak mulia.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar memohon keberkahan bagi kepengurusan yang baru dilantik, dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh pengurus, tamu undangan, dan kader BKPRMI yang hadir.