Ketapang, Kalimantan Barat – DPD BKPRMI Kabupaten Ketapang menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru TPQ se-Kabupaten Ketapang sebagai langkah strategis memperkuat kualitas pendidikan Al-Qur’an di daerah. Kegiatan ini merupakan fasilitasi Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ketapang. Kegiatan yang berlangsung pada; Sabtu-Ahad, 16-17 Mei 2026 bertempat di Masjid Al-Murtadha Ketapang.menghadirkan narasumber berskala nasional untuk berbagi wawasan dan metode pembelajaran terkini,

Workshop diikuti oleh puluhan guru TPQ dari 10 kecamatan di Kabupaten Ketapang. Tema Kegiatan: Menciptakan Guru Al-Qur’an Yang Kompeten, Adaptif dan Profesional Menyongsong Generasi Emas 2045. Fokus utama kegiatan adalah penguatan tiga pilar: kompetensi mengajar Al-Qur’an yang benar, kemampuan adaptif terhadap perkembangan peserta didik, dan profesionalisme sebagai pendidik.
Ketua DPD BKPRMI Ketapang, Edy Karnaen menyatakan bahwa guru TPQ memegang peran kunci dalam menyiapkan Generasi Emas 2045.
“Guru TPQ adalah pondasi. Jika gurunya kompeten, adaptif, dan profesional, maka anak-anak kita akan tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berkarakter dan berdaya saing. Workshop ini adalah jawaban atas kebutuhan standarisasi itu,” ujarnya saat menutup acara.

Materi disampaikan oleh KH. Dr. Aminudin Hadi, S.E.,S.Sos.,S.Pd.,MM], yang merupakan Tim Nasional Pengembangan Mutu Pendidikan Al-Qur’an Indonesia (PMPAI). Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya memadukan metode tradisional yang sahih dengan pendekatan pembelajaran yang menarik bagi anak era digital.
“Mengajar Al-Qur’an tidak boleh kehilangan ruhnya. Tapi metode penyampaiannya harus hidup, kontekstual, dan menyenangkan agar anak-anak cinta Al-Qur’an sejak dini,” jelas narasumber.
Peserta tampak antusias mengikuti sesi praktik Metodologi Iqra interaktif, manajemen kelas TPQ, dan penyusunan administrasi pembelajaran. Banyak guru mengaku mendapatkan wawasan baru yang langsung dapat diterapkan di tempat mengajar masing-masing.

Salah satu peserta dari Kecamatan Delta Pawan, Rika Siti Nugraha berasal dari TPQ Insan Qur’ani, menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. “Alhamdulillah Ilmu nya luar biasa, sangat bermanfaat dan terimakasih kepada BKPRMI yg telah mengadakan workshop ini. Dan saya sangat bersyukur sekali bisa ikut dalam kegiatan ini.” katanya.
DPD BKPRMI Ketapang berharap kegiatan ini menjadi awal dari program pembinaan berkelanjutan bagi guru TPQ. Ke depan, lembaga ini berkomitmen memperluas jangkauan pelatihan hingga ke tingkat desa dan memperkuat jaringan komunikasi antar guru TPQ se-Kabupaten Ketapang.
Kegiatan ini di tutup oleh Dinas Pemuda dan olahraga yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemuda yaitu Bapak Asep, beliau menyampaikan semoga kegiatan ini bermanfaat dan beliau mendukung penuh kegiatan ini serta memberikan apresiasi kepada BKPRMI atas kerjasama ini semoga kedepan terus berkarya dan memberikan dampak positif bagi para guru-guru TPQ sehingga dapat meningkatkan kwalitas yang sesuai standar pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Ketapang. (Rls. Deden Nugraha, Sekum DPD BKPRMI Ketapang)