Simalungun, Sumatera Utara – Ketulusan dan pengabdian yang dilakukan dengan penuh keikhlasan selalu menemukan jalannya sendiri menuju keberkahan. Itulah gambaran tepat untuk sosok Sumiati, S.Pd.I, seorang perempuan tangguh asal Kabupaten Simalungun yang mendedikasikan hidupnya secara konsisten di jalur pendidikan usia dini dan syiar Islam. Melalui rekam jejak panjang dalam dunia pengajaran serta aktif berorganisasi, ia membuktikan bahwa dinamika keterbatasan bukanlah penghalang untuk menyebarkan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Sehari-hari, Sumiati meletakkan porsi perhatian terbesarnya sebagai seorang pendidik di salah satu Taman Kanak-kanak (TK) di Kecamatan Jawa Maraja Bahjambi, Kabupaten Simalungun. Di ruang kelas yang penuh warna itu, dengan kesabaran ekstra dan pendekatan penuh kasih sayang, Sumiati telaten membimbing anak-anak usia dini. Baginya, masa keemasan (golden age) adalah fase paling krusial untuk menanamkan fondasi moral, etika, dan akhlakul karimah agar terbentuk karakter anak didik yang kuat di masa depan.
Motor Penggerak Syiar Islam di DPD BKPRMI Simalungun
Namun, kiprah Sumiati tidak berhenti di dalam batas-batas dinding kelas. Jiwa kepemimpinan dan semangat sosialnya yang membara membawanya aktif dalam panggung organisasi keagamaan melalui Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Simalungun. Kehadirannya di tengah-tengah organisasi pemuda masjid ini dikenal luas oleh para sejawat sebagai motor penggerak berbagai kegiatan syiar Islam.
Rekam jejak, dedikasi, serta loyalitas yang ditunjukkan Sumiati akhirnya membuahkan kepercayaan besar. Ia resmi diamanahkan untuk menakhodai Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (LPPTKA) BKPRMI Kabupaten Simalungun. Mengemban amanah sebagai Direktur Daerah (Dirda) sejak periodeisasi tahun 2020 hingga saat ini, Sumiati berhasil membawa arah baru dan angin segar bagi tata kelola lembaga tersebut.
Di bawah kepemimpinannya yang visioner dan humanis, LPPTKA BKPRMI Simalungun menunjukkan lompatan progresif yang sangat signifikan. Berbagai agenda strategis digulirkan secara terstruktur, mulai dari program peningkatan kapasitas dan kualitas guru mengaji, hingga pembinaan rutin santri di berbagai unit TK/TPQ. Langkah ini diambil demi memperkuat kualitas serta standardisasi pendidikan Al-Qur’an di seluruh pelosok wilayah Simalungun.
Lembaga yang dipimpinnya kini dinilai semakin solid dan mandiri dalam mengemban visi utama: mencetak generasi muda yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadikannya pedoman hidup. Komitmen tanpa lelah Sumiati dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an di Kabupaten Simalungun menjadi bahan bakar penyemangat bagi para kader dan pengurus BKPRMI lainnya untuk terus mengabdi.
Buah Manis Ketulusan: Pergi ke Tanah Suci
Kerja keras yang konsisten, pengorbanan waktu, dan keikhlasan yang tertanam rapat dalam diri Sumiati akhirnya berbuah manis. Tahun ini, ketulusannya berjuang di jalan dakwah mendapatkan ganjaran rezeki yang tak disangka-sangka dari Allah SWT.
Sumiati mendapatkan hadiah istimewa berupa paket ibadah umrah ke Tanah Suci Makkah Al-Mukarramah. Apresiasi luar biasa atas seluruh kontribusi dan dedikasinya dalam membina generasi Qur’ani ini diberikan langsung oleh tokoh nasional sekaligus pengusaha sukses yang dikenal dermawan, Dr. H. Novri Ompusunggu, SH., MH.
Saat pertama kali menerima kabar bahagia tersebut, Sumiati tidak mampu menyembunyikan rasa haru dan gundah bahagianya. Isak tangis haru menyelimuti rasa syukurnya yang mendalam atas rezeki tak terduga ini. Baginya, kesempatan untuk dapat menginjakkan kaki di Baitullah serta berziarah ke makam Rasulullah SAW adalah impian terbesar dalam hidupnya yang kini diijabah Allah SWT melalui perantara kebaikan Dr. H. Novri Ompusunggu.
“Ini adalah keajaiban dan rezeki yang sangat tidak terduga. Kesempatan ke Tanah Suci adalah impian setiap muslim, dan saya sangat bersyukur atas perantara kebaikan dari Bapak Dr. H. Novri Ompusunggu,” ungkap Sumiati dengan mata berkaca-kaca saat menyampaikan rasa terimakasihnya.
Persiapan Keberangkatan dan Harapan Masa Depan
Jika tidak ada arah melintang, berdasarkan jadwal yang telah ditentukan, Sumiati dijadwalkan akan bertolak menuju Tanah Suci pada September 2026 mendatang. Berbagai persiapan fisik, mental, hingga pendalaman manasik ibadah kini mulai dipersiapkan secara matang agar seluruh rangkaian ibadah di Makkah dan Madinah berjalan dengan lancar dan khusyuk.
Momen keberangkatan ibadah umrah ini diharapkan menjadi sarana penyegaran spiritual sekaligus penguat azam bagi Sumiati. Sekembalinya dari Tanah Suci kelak, diharapkan semangatnya untuk membesarkan LPPTKA BKPRMI Simalungun akan semakin berlipat ganda. Gelombang doa dan dukungan hangat pun mengalir deras dari sesama pengurus DPD BKPRMI, rekan-rekan pendidik, hingga masyarakat di Simalungun yang merasa terinspirasi oleh perjuangannya.
Kisah perjalanan hidup dan pengabdian Sumiati, S.Pd.I menjadi buktinya nyata bahwa ketulusan dalam mengajar dan berorganisasi tidak akan pernah sia-sia. Setiap langkah kecil yang diayunkan dengan niat ikhlas untuk kemaslahatan umat pada akhirnya akan mendatangkan keberkahan yang luar biasa dari arah yang tidak pernah disangka-sangka. Menjelang keberangkatannya di bulan September 2026, perjuangan mencetak generasi yang berakhlakul karimah di Simalungun dipastikan akan terus bergelora. (Rls. Rizky Ramadhan Gultom, Bendahara Umum DPD BKPRMI Simalungun)