MAKASSAR, SULAWESI SELATAN — Memperingati Milad ke-49, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sulawesi Selatan menggelar Bakti Sosial Gerakan 1.000 Kantong Darah secara serentak di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

Mengusung tema “Setetes Darah, Sejuta Harapan”, kegiatan ini dilaksanakan pada 12–13 September 2026, dengan pusat kegiatan dipusat
di kawasan Car Free Day, Jalan Boulevard, Panakkukang, Makassar.
Gerakan kemanusiaan tersebut menargetkan terkumpulnya 1.000 kantong darah selama tahun 2026 yang akan disalurkan melalui Unit Transfusi Darah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mendukung ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Panitia Milad ke-49 BKPRMI Tingkat Sulawesi Selatan, Dr. Muhammad Nurdin, mengatakan Gerakan 1.000 Kantong Darah merupakan bentuk nyata kepedulian BKPRMI terhadap persoalan kemanusiaan.

“Milad ke-49 BKPRMI kami jadikan momentum untuk menghadirkan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Donor darah merupakan aksi sederhana, tetapi memiliki nilai kemanusiaan yang sangat besar. Setetes darah yang kita berikan hari ini dapat menjadi sejuta harapan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Muhammad Nurdin.
Ia menambahkan, pelaksanaan secara serentak di 24 kabupaten/kota menunjukkan bahwa semangat pengabdian BKPRMI tidak hanya terpusat di satu daerah, tetapi bergerak bersama hingga ke tingkat kabupaten dan kota.
“Kami ingin Milad ke-49 ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Ada semangat kepedulian, gotong royong dan pelayanan kepada masyarakat yang ingin terus kami hidupkan. Karena itu, kami mengajak kader BKPRMI, pemuda remaja masjid dan seluruh masyarakat untuk mengambil bagian dalam gerakan kemanusiaan ini,” lanjutnya.

Sementara itu, Direktur Wilayah Lembaga Kesehatan Masyarakat (LKM) BKPRMI Sulawesi Selatan, Dr. Asriadi Ali, Sp.N., M.A.P., AIFO-K., F.MIN, mengatakan kegiatan donor darah menjadi salah satu bentuk kontribusi BKPRMI dalam mendukung aspek kesehatan masyarakat.
“Ketersediaan darah sangat penting dalam pelayanan kesehatan. Ada banyak kondisi medis yang membutuhkan transfusi darah, sehingga keberadaan pendonor sangat berarti. Melalui Gerakan 1.000 Kantong Darah ini, BKPRMI ingin mengajak masyarakat membangun kepedulian sekaligus kesadaran bahwa donor darah merupakan bentuk nyata membantu sesama,” ungkap Dr. Asriadi Ali, Sp.N., M.A.P., AIFO-K., F.MIN.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan secara serentak di 24 kabupaten/kota menjadi kekuatan tersendiri karena menggerakkan kepedulian masyarakat secara lebih luas.

“Kami berharap gerakan ini tidak hanya memenuhi target 1.000 kantong darah, tetapi juga melahirkan semangat untuk terus berbagi dan peduli. Kesehatan adalah bagian penting dari pelayanan sosial, dan BKPRMI memiliki ruang yang besar untuk mengambil peran di dalamnya,” tambahnya.
Gerakan 1.000 Kantong Darah merupakan bagian dari rangkaian aksi sosial dalam rangka Milad ke-49 BKPRMI Sulawesi Selatan yang telah dimulai sejak awal September 2026.
Sebelumnya, BKPRMI Sulsel telah melaksanakan sejumlah kegiatan sosial, di antaranya berbagi air bersih, khitanan massal, dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Rangkaian aksi tersebut menjadi bagian dari komitmen BKPRMI Sulawesi Selatan untuk menjadikan Milad ke-49 sebagai momentum memperkuat kepedulian, pelayanan, dan kebermanfaatan organisasi di tengah masyarakat.
Melalui tema “Setetes Darah, Sejuta Harapan”, BKPRMI Sulsel mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai gerakan bersama.
Sebab, bagi seorang pendonor mungkin hanya membutuhkan waktu sejenak untuk berbagi, tetapi bagi penerima manfaat, donor darah dapat menjadi harapan yang sangat berarti.
Kegiatan ini dilaksanakan LKM BKPRMI Sulawesi Selatan bekerjasama dengan LKM BKPRMI Kota Makassar dan di dukung oleh UTD Dinkes Sulsel, DT Peduli, Klinik Neuropain, dan Tri Indonesia.