BKPRMI Peduli Tembus Gayo Lues, Antar Bantuan Pendidikan Al-Qur’an Pascabencana

Admin BKPRMI

Gayo Lues, Aceh — Komitmen kemanusiaan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) kembali diwujudkan melalui aksi BKPRMI Peduli yang berhasil menjangkau wilayah terdampak bencana di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Rabu (14/1/2026). Daerah tersebut sebelumnya sempat terisolasi akibat banjir bandang dan tanah longsor yang memutus sejumlah akses jalan utama.

Aksi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP BKPRMI, H. Nanang Mubarok, bersama Koordinator Nasional BKPRMI Peduli Bencana Alam Sumatera yang juga Direktur Nasional LPPTKA BKPRMI, Gunawan HS. Rombongan menempuh perjalanan darat selama kurang lebih enam jam dari Takengon, Aceh Tengah, melewati medan ekstrem dengan kondisi jalan rusak parah dan masih dalam proses perbaikan pascabencana.

Meski dihadapkan pada tantangan geografis yang berat, tim BKPRMI Peduli tetap berkomitmen hadir di tengah para guru ngaji dan pengurus DPD BKPRMI Gayo Lues untuk menyalurkan bantuan dan memberikan dukungan moral.

“Alhamdulillah, meskipun akses menuju Gayo Lues sempat terhambat, kami dapat bertemu langsung dengan para guru TPA. Kehadiran kami di sini adalah bentuk kepedulian dan dukungan nyata agar mereka tetap kuat mengabdi di tengah kondisi pascabencana,” ujar Nanang Mubarok.

Aksi solidaritas ini melibatkan unsur struktural BKPRMI lintas wilayah. Turut mendampingi rombongan, Ketua Umum DPW BKPRMI Sumatera Utara, Syafrizal, bersama Sekretaris Umum DPW BKPRMI Sumut, Dirwil LPPTKA Aceh, serta Ketua DPD BKPRMI Aceh Tengah yang berperan aktif dalam koordinasi lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, tim menyalurkan santunan tunai serta sarana pendukung pembelajaran berupa mushaf Al-Qur’an dan buku Iqra. Bantuan Al-Qur’an dan Iqra ini merupakan dukungan dari Khadibul Ummah Madani dan AMM Yogyakarta, yang diperuntukkan menggantikan fasilitas belajar mengajar yang rusak akibat banjir bandang.

Karena proses penyaluran bantuan dan silaturahmi dengan para guru ngaji berlangsung hingga malam hari, tim BKPRMI Peduli memutuskan untuk bermalam di Gayo Lues demi keselamatan, mengingat kondisi jalur kepulangan yang masih berisiko untuk dilalui pada malam hari.

Sementara itu, Gunawan HS menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian misi kemanusiaan ini berjalan lancar hingga tim kembali dengan selamat.

“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar tim diberikan kesehatan dan keselamatan. Fokus utama kami adalah memastikan bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi keberlangsungan pendidikan Islam dan pembinaan Al-Qur’an di Gayo Lues,” pungkasnya.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *