Lombok Tengah, NTB – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat resmi dibuka di Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (9/6/2026) malam. Perhelatan akbar syiar Al-Qur’an tersebut berlangsung meriah dengan balutan nuansa religius yang kuat serta menghadirkan berbagai atraksi budaya yang memukau ribuan masyarakat dan tamu undangan.
Suasana pembukaan semakin semarak saat sebanyak 300 penari kolosal tampil membawakan tarian bertajuk Rahmatan Lil Alamin. Penampilan spektakuler tersebut sukses menyuguhkan harmoni antara seni budaya dan nilai-nilai keislaman, sekaligus menjadi daya tarik utama dalam seremoni pembukaan MTQ tahun ini.
Kemegahan acara mendapat apresiasi dari Dewan Pengurus Wilayah (DPW) BKPRMI Nusa Tenggara Barat. Ketua Umum DPW BKPRMI NTB, H. Jamaludin, S.T., yang hadir bersama Sekretaris Umum Ustadz Mustaqim dan jajaran pengurus lainnya, menilai penyelenggaraan MTQ kali ini berlangsung sangat istimewa.
Menurut Jamaludin, konsep pembukaan yang ditampilkan mampu menghadirkan suasana yang tidak kalah dengan ajang MTQ tingkat nasional. Ia mengapresiasi kerja keras panitia dan dukungan Pemerintah Daerah yang telah menghadirkan perhelatan syiar Islam yang membanggakan masyarakat NTB.
“Pembukaan MTQ tahun ini sangat luar biasa. Kemasannya megah, tertata dengan baik, dan nuansa religiusnya sangat terasa. Bahkan atmosfernya seperti pelaksanaan MTQ tingkat nasional,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari elemen umat yang konsisten dalam pembinaan generasi Qur’ani, BKPRMI NTB menyatakan komitmen penuh untuk mendukung kesuksesan MTQ XXXI hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.
Dukungan tersebut diwujudkan dengan mengerahkan kader-kader terbaik BKPRMI untuk terlibat aktif dalam kepanitiaan serta mengemban amanah sebagai Dewan Hakim pada sejumlah cabang lomba. Kehadiran mereka diharapkan dapat membantu memastikan seluruh proses pelaksanaan MTQ berjalan profesional, objektif, dan berkualitas.
Tidak hanya dari sisi sumber daya manusia, BKPRMI NTB juga menyiapkan fasilitas pendukung berupa satu unit kendaraan operasional lapangan yang disiagakan selama kegiatan berlangsung. Armada tersebut digunakan untuk mendukung mobilitas panitia dan menunjang kelancaran berbagai kebutuhan teknis di lokasi pelaksanaan.
Melalui sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat, MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB diharapkan berjalan sukses, lancar, dan mampu melahirkan qari-qariah terbaik yang akan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.