AMBON, MALUKU — Kebakaran yang terjadi di kawasan Lorong Balpus, RT 002/ RW 001, Desa Batu Merah, tepat di belakang Puskesmas Rijali, Jumat (28/08/2026) yang lalu, sekitar pukul 09.30–09.40 WIT mengisahkan kisah menyedihkan bagi warga yang kehilangan rumah tempat tinggal mereka sehingga kesedihan masih tersisa pada sebagian warga yang menjadi korban kebakaran.
Mendengar kabar kebakaran yang terjadi, dimana sedikitnya 15 unit rumah warga hangus dilalap si jago merah dan dua orang dilarikan ke rumah sakit, karena tersengat listrik, 1 orang meninggal dan juga menyebabkan empat orang mengalami luka-luka, melahirkan gerakan kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah ditunjukan Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Provinsi Maluku bersama DPD BKPRMI Pulau Ambon, pada Sabtu siang (05/09/2026), Satgas BKPRMI Peduli mengunjungi sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga korban kebakaran di Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum bersama jajaran Pengurus DPW BKPRMI Provinsi Maluku sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap keluarga yang rumahnya beberapa waktu lalu hangus terbakar akibat musibah kebakaran.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan BKPRMI menyerahkan sejumlah bantuan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga korban selama masa pemulihan. Bantuan yang diberikan berupa 14 Paket bagi Pelajar dan Mahasiswa yang berisi Tas Sekolah, Alat Tulis, Sepatu, Alqur’an, Air Zam Zam serta pakaian layak pakai. Disamping itu menggelar makan siang bersama 85 korban, sebagai bagian trauma healing.
Ketua Umum DPW BKPRMI Provinsi Maluku, Ahmad Ilham Sipahutar mengatakan, kehadiran BKPRMI di tengah keluarga korban bukan sekadar untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moral agar para korban tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah.
“Kami hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa semangat dan do’a. Semoga keluarga yang terkena musibah diberikan ketabahan dan kekuatan, serta bantuan ini dapat meringankan beban mereka,” ujarnya ditengah – tengah korban.
Menurutnya, BKPRMI sebagai organisasi kepemudaan Islam memiliki tanggung jawab sosial untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat. Peran tersebut tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan dakwah dan pembinaan generasi muda, tetapi juga melalui aksi sosial dan kemanusiaan.
“Musibah bisa datang kepada siapa saja. Karena itu, semangat kebersamaan dan kepedulian harus terus kita hidupkan. Inilah bagian dari ikhtiar BKPRMI untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Rahmi Nabila, Mahasiswa Fakultas Teknik Unpatti yang juga menjadi korban, yang didampingi Ketua RW Batumerah Bapak Adjat Sudrajat berucap, tawaran itu menjadi sebuah jalan rezeki yang datang di tengah duka, seolah menjadi pengingat bahwa setiap ujian pasti disertai hikmah.
“Kami sedih, tapi tetap harus kuat. Sedih boleh, tapi jangan terlalu meratap,” katanya lembut.
Kehadiran BKPRMI Maluku di tengah warga Batumerah menjadi simbol kehadiran sosial umat Islam yang nyata.

Para pengurus BKPRMI datang membawa makanan siap santap, dan duduk bersama warga dalam suasana sederhana namun penuh makna.
Kegiatan makan bersama korban kebakaran Batumerah ini hanyalah salah satu dari sekian banyak aksi nyata Semarak Milad Ke-49 BKPRMI dengan tema : “ Menyongsong Setengah Abad BKPRMI: Transformasi Gerakan Pemuda Remaja Masjid Menuju Indonesia Emas 2045 ” yang berupaya menjadi pelita di tengah kegelapan duka.
“Insya Allah, kami juga akan mengawal beberapa curhatan dan titipan warga korban kebakaran. Hari ini kita tidak hanya makan bersama, tapi juga membawa semangat dan doa agar warga yang tertimpa musibah bisa bangkit kembali,” pungkas BKPRMI Maluku
Kegiatan sederhana itu menjadi pengingat bahwa di balik setiap musibah, selalu ada tangan-tangan penuh kasih yang siap membantu.
Di saat api menghanguskan harta benda, kepedulianlah yang menghangatkan jiwa.
Sementara itu, Raja Negeri Batu Merah sekaligus Kepala Pemerintahan Negeri (KPN), Bapak Ali Hatala menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kepedulian BKPRMI Maluku, dan berharap kedepan bisa terus bersinergi dan kolaborasi mendukung Negeri Batu Merah.
Keluarga penerima bantuan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian yang diberikan BKPRMI Peduli. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga selama proses pemulihan pascakebakaran.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Dirwil LPPSDM BKPRMI Maluku, Ustadz Israma Rumbia. Doa tersebut dipanjatkan agar keluarga korban diberikan kesabaran, kekuatan, kesehatan, serta kemudahan dalam menjalani masa pemulihan dan membangun kembali kehidupan mereka.
Melalui aksi sosial tersebut, BKPRMI Maluku menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi. Semangat kepemudaan masjid tidak hanya diwujudkan dalam aktivitas keagamaan, tetapi juga dalam kepedulian, solidaritas, dan aksi nyata kemanusiaan.
BKPRMI Maluku juga meminta agar masa tanggap darurat selama 14 hari pasca insiden kebakaran di Desa Batu Merah oleh Pemerintah Kota Ambon dapat diperpanjang, mengingat masih banyak yang belum mendapatkan tempat tinggal.

“ Melalui kesempatan ini juga kita berharap mereka dapat bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) atau subsidi sewa langsung untuk beberapa bulan kedepan dari Pemerintah agar segera dapat menyewa rumah/ kos – kosan pasca habis masa tanggap darurat nantinya. Dan karena ada beberapa yang juga adalah pelaku UMKM, mungkin agar diprioritaskan untuk dapat menerima program bantuan modal tunai bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Pemerintah Kota Ambon, pinta Ilham, Ketua Umum BKPRMI Maluku disela – sela berdialog bersama korban.
BKPRMI hadir untuk umat—menebar kepedulian, menguatkan sesama, dan menghadirkan manfaat di tengah masyarakat.
Sejalan dengan itu, Ketua UPZ BKPRMI Maluku, Akbar Hamsi, SE menjelaskan bahwa kehadiran UPZ BKPRMI dalam situasi kebencanaan merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk ikut mendukung upaya BKPRMI dan Pemerintah dalam memberikan perlindungan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, Peran utama UPZ BKPRMI (Unit Pengumpul Zakat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia) adalah mengoptimalkan pengumpulan, pengelolaan, serta pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan keluarga besar BKPRMI dan unit binaannya.
“UPZ BKPRMI Maluku adalah lembaga resmi di bawah naungan BAZNAS yang bertugas mengumpulkan, mengelola, dan mendistribusikan zakat, infak, serta sedekah (ZIS), yang kemudian menyalurkan dana yang terkumpul secara tepat sasaran untuk program kemanusiaan, bantuan pendidikan, dan kemandirian pemuda remaja masjid melalui sinergi dengan BAZNAS, “ jelasnya.
Turut Hadir Ketua Umum DPW BKPRMI Maluku, Ahmad Ilham Sipahutar, Wakil Ketua Rizgan A.H. Semarang, S.I.P, Komandan Brigade Masjid Wilayah, Risman Laduheru, Ketua Bidang Pengelolaan ZISWAF & Tanggap Bencana, Amin Fidmatan., S.Pd, Direktur Wilayah Lembaga Pembinaan Keluarga Sakinah (LPKS), Ibu Muliayti Muliati Syamsudin, Direktur Wilayah Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPPSDM) Israma Rumbia., S.Si, Bidang Pemberdayaan Potensi Muslimah, Anak & Keluarga BKPRMI Maluku, Asniati Rery., S.Sos, Raja Negeri Batu Merah dan Staf Posko.