BKPRMI Dorong Dakwah Ekonomi Syariah dan Halal Lifestyle di Kalangan Pemuda Masjid

Admin BKPRMI

Jakarta — Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) mendorong penguatan dakwah ekonomi dan keuangan syariah sebagai bagian penting dalam membangun kesadaran umat, khususnya di kalangan generasi muda masjid.

Dorongan ini menguat pasca pelaksanaan kegiatan Upgrading & Training of Trainer (ToT) Ekonomi dan Keuangan Syariah bagi Alumni Standardisasi Dai/Daiyah Majelis Ulama Indonesia yang digelar di Gedung LPPI, Jakarta, beberapa waktu lalu. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Komisi Dakwah MUI bekerja sama dengan Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia.

Ketua Umum DPP BKPRMI, Nanang Mubarok, menegaskan bahwa dakwah ekonomi syariah saat ini menjadi kebutuhan mendesak dalam menjawab tantangan umat di era modern.

“Dakwah tidak hanya terbatas pada aspek ubudiyah, tetapi juga harus menyentuh aspek muamalah. Termasuk di dalamnya mengajak umat untuk memahami dan menerapkan ekonomi syariah serta gaya hidup halal (halal lifestyle),” ujarnya.

Menurutnya, masih terdapat pandangan di sebagian masyarakat yang membatasi fungsi masjid hanya sebagai tempat ibadah ritual. Padahal, dalam sejarah peradaban Islam, masjid memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi, sosial, hingga penguatan ekonomi umat.

Karena itu, BKPRMI memandang penting adanya penguatan kapasitas dai, termasuk melalui program ToT, agar mampu menjadi agen perubahan sekaligus pelatih bagi dai lainnya di berbagai daerah.

Nanang juga menekankan bahwa generasi muda masjid memiliki peran kunci dalam mengarusutamakan ekonomi syariah di tengah arus globalisasi yang kian kompleks.

“Pemuda masjid harus menjadi pelopor. Halal lifestyle bukan sekadar tren, tetapi identitas dan kebutuhan umat Islam saat ini,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa bonus demografi yang dimiliki Indonesia harus diimbangi dengan penguatan nilai dan literasi ekonomi syariah agar tidak berujung pada perilaku konsumtif yang bertentangan dengan prinsip Islam.

Sebagai langkah konkret, BKPRMI mendorong optimalisasi peran masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat edukasi, pemberdayaan ekonomi, serta inkubasi kewirausahaan syariah bagi generasi muda.

Melalui sinergi antara ulama, dai, lembaga keuangan, dan organisasi kepemudaan, diharapkan dakwah ekonomi syariah dapat semakin luas dan memberikan dampak nyata dalam membentuk generasi yang berdaya saing, berakhlak, serta berorientasi pada nilai-nilai halal dalam kehidupan sehari-hari.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *