BKPRMI dan Kementerian Koperasi RI Siapkan Gerakan Koperasi Masjid Nasional, MoU Ditandatangani di Rapimnas 2026

Admin BKPRMI

Jakarta — Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) menyampaikan apresiasi atas sambutan dan komitmen Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, dalam audiensi yang berlangsung di Kantor Kementerian Koperasi RI, Jakarta, Jumat (08/05/2026).

Audiensi tersebut dihadiri jajaran pengurus DPP BKPRMI di antaranya Sedek Rahman Bahta selaku Wakil Ketua Umum, Zailani Dalimunte selaku Sekretaris Jenderal, Harianto Albar selaku Wakil Bendahara Umum, Gunawan HS selaku Direktur Nasional LPPTKA, serta Nanang Jahidin selaku Direktur Nasional LPPSDM yang juga Ketua Umum DPW BKPRMI DKI Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, mengajak kader BKPRMI di seluruh Indonesia untuk menjadi motor penggerak ekonomi umat melalui masjid. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga harus mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang produktif dan berdaya saing.

“Masjid memiliki potensi besar sebagai pusat penguatan ekonomi rakyat. Karena itu, saya mengajak kader BKPRMI untuk mengambil peran strategis dalam membangun koperasi berbasis masjid di seluruh Indonesia,” ujar Menteri Koperasi RI.

Ia menegaskan bahwa penguatan koperasi masjid dapat menjadi solusi nyata dalam membangun ekonomi kerakyatan yang mandiri sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Menurutnya, koperasi yang tumbuh dari lingkungan masjid memiliki kekuatan nilai, solidaritas, dan kepercayaan sosial yang sangat besar untuk dikembangkan.

“Kita ingin menjadikan masjid bukan hanya ramai dalam kegiatan ibadah, tetapi juga hidup dalam aktivitas ekonomi umat. Dari masjid kita bisa membangun UMKM, membuka lapangan kerja, hingga menciptakan ekosistem ekonomi yang saling menguatkan,” lanjutnya.

Menteri Koperasi RI juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung kolaborasi strategis bersama BKPRMI dalam mendorong lahirnya gerakan koperasi masjid secara nasional. Ia berharap sinergi tersebut mampu melahirkan model pemberdayaan ekonomi umat yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP BKPRMI, Sedek Rahman Bahta, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menghasilkan kesepahaman strategis antara Kementerian Koperasi RI dan BKPRMI untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui gerakan koperasi berbasis masjid dan pemuda.

“Melalui audiensi tadi, kami sepakat akan dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama antara Kementerian Koperasi Republik Indonesia dengan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia dalam rangka pencanangan Gerakan Koperasi Masjid,” ujar Waketum DPP BKPRMI.

Penandatanganan MoU tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada kegiatan Rapat Pimpinan Nasional BKPRMI 2026 tanggal 14–15 Mei 2026 di Jakarta, yang akan dihadiri pengurus dan perwakilan BKPRMI dari seluruh Indonesia.

Gerakan Koperasi Masjid diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun kemandirian ekonomi umat, memperkuat UMKM berbasis masjid, membuka peluang usaha bagi generasi muda, serta menghadirkan model ekonomi kerakyatan yang produktif, modern, dan berkelanjutan.

“Kami meyakini masjid memiliki potensi besar bukan hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi umat. Karena itu, kolaborasi dengan Kementerian Koperasi RI menjadi langkah strategis untuk menghadirkan gerakan ekonomi yang kuat hingga ke akar rumput,” lanjutnya.

BKPRMI juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung agenda pemerintah dalam memperkuat ekonomi nasional, menjaga stabilitas sosial, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui peran aktif pemuda masjid.

DPP BKPRMI berharap kerja sama ini dapat menjadi model sinergi nasional antara pemerintah dan organisasi kepemudaan keagamaan dalam membangun ekonomi umat yang inklusif dan berkeadilan.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *