BKPRMI Aceh Timur Gelar FASI 2026, Siapkan Generasi GARANG yang Qur’ani dan Berakhlak Mulia

Admin BKPRMI

ACEH TIMUR, ACEH — Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (LPPTKA) BKPRMI Kabupaten Aceh Timur bersiap menyelenggarakan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) pada 23–25 November 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis dalam membina generasi muda Islam yang cinta Al-Qur’an, berakhlak mulia, serta memiliki semangat religius dan nasionalisme.

Ketua Umum DPD BKPRMI Aceh Timur, H. Muhammad Ishak, S.Pd.I., M.A., menyampaikan bahwa Festival Anak Saleh Indonesia merupakan momentum penting untuk memperkuat pembinaan santri TKA, TPA, dan TQA sekaligus mengembangkan potensi, kreativitas, serta prestasi anak-anak dalam bidang keagamaan.

Menurutnya, FASI bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan bagian dari proses pendidikan dan pembinaan karakter generasi Qur’ani sejak usia dini.

“Melalui Festival Anak Saleh Indonesia, kita ingin menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam mempelajari dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an. Kita berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi yang religius, amanah, memiliki semangat nasionalisme, dan siap menyongsong masa depan gemilang,” demikian pesan yang ingin ditegaskan dalam penyelenggaraan FASI Aceh Timur.

Mengusung Tema Generasi GARANG

Festival Anak Saleh Indonesia LPPTKA BKPRMI Aceh Timur tahun 2026 mengusung tema “Mewujudkan Generasi GARANG (Generasi Al-Qur’an, Religius, Amanah, Nasionalis dan Gemilang).”

Tema tersebut mencerminkan komitmen BKPRMI dalam membangun generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mempunyai karakter yang kuat, berintegritas, cinta Tanah Air, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

Pembinaan generasi Qur’ani, menurut arah kegiatan ini, perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pendidikan Al-Qur’an, penguatan akhlak, pembiasaan ibadah, dan pengembangan potensi anak sejak dini.

Karena itu, FASI diharapkan menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antarsantri, ustaz dan ustazah, pengelola TKA/TPA, serta keluarga besar BKPRMI di Kabupaten Aceh Timur.

Tujuh Cabang Lomba Dipertandingkan

Dalam pelaksanaannya, Festival Anak Saleh Indonesia LPPTKA BKPRMI Aceh Timur tahun 2026 akan mempertandingkan tujuh cabang lomba, yaitu:

  1. Mewarnai untuk kategori TKA.
  2. Azan dan Iqamah untuk kategori TKA.
  3. Tahfiz Juz Amma untuk kategori TPA.
  4. Ceramah Agama Islam Bahasa Indonesia untuk kategori TPA.
  5. Cerdas Cermat Al-Qur’an untuk kategori TQA.
  6. Tilawah Al-Qur’an untuk kategori TQA.
  7. Hafalan I’tiqad 50 untuk kategori TQA.

Beragam cabang lomba tersebut dirancang untuk mengembangkan kemampuan santri dalam bidang seni, hafalan, pemahaman keislaman, dakwah, serta keterampilan membaca Al-Qur’an.

Melalui kompetisi yang edukatif dan religius ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri, membangun semangat belajar, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai Islam.

Pendaftaran Dibuka hingga 5 November 2026

Panitia menetapkan 5 November 2026 sebagai batas akhir pendaftaran peserta, sedangkan pelaksanaan Festival Anak Saleh Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 23–25 November 2026.

DPD BKPRMI Aceh Timur mengajak seluruh pengelola TKA, TPA, dan TQA, para ustaz dan ustazah, serta orang tua santri untuk berpartisipasi aktif menyukseskan kegiatan tersebut.

Dukungan seluruh pihak dinilai penting agar FASI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi gerakan bersama dalam memperkuat pendidikan Al-Qur’an dan membangun karakter anak-anak Islam.

Ketua Umum DPD BKPRMI Aceh Timur, H. Muhammad Ishak, berharap penyelenggaraan FASI dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk melahirkan generasi penerus yang mencintai Al-Qur’an, berakhlak mulia, dan memiliki kesiapan menghadapi tantangan masa depan.

“Mari bersama mewujudkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia,” menjadi semangat yang diusung dalam Festival Anak Saleh Indonesia LPPTKA BKPRMI Aceh Timur tahun 2026.

Melalui kegiatan ini, BKPRMI Aceh Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembinaan santri dan pendidikan Al-Qur’an sebagai fondasi penting dalam membangun generasi bangsa yang religius, amanah, nasionalis, dan gemilang.


Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *