Atas Arahan Bupati, Pemkab Jeneponto Gelar Tadarrusan Rutin, BKPRMI Dipercaya Pandu ASN Dekat dengan Al-Qur’an

Admin BKPRMI

JENEPONTO, SULAWESI SELATAN — Pemerintah Kabupaten Jeneponto menginisiasi kegiatan Tadarrusan Ba’da Shalat Ashar sebagai bagian dari upaya membangun budaya religius di lingkungan pemerintahan. Kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, S.E., M.M., dan mulai digelar pada Kamis (20/8/2026) di Mushallah Iqra’ Kantor Bupati Jeneponto.

Pada pelaksanaan perdana, kegiatan Tadarrusan berlangsung khidmat dan dipandu oleh kader Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Jeneponto, Rifky Febrian. Sekitar 50 jamaah turut hadir, di antaranya Bupati Jeneponto, Sekretaris Daerah Jeneponto Dr. Aspa Muji, S.STP., M.Si., Kepala BPKAD, Kepala Bappeda, Kabag Kesra, sejumlah pejabat serta ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Jeneponto.

Tadarrusan ini akan dilaksanakan secara rutin setiap Senin, Selasa, Kamis dan Jumat, selepas Shalat Ashar, bertempat di Mushallah Iqra’ Kantor Bupati Jeneponto. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi para ASN untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an di tengah kesibukan menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Sekretaris Daerah Jeneponto, Dr. Aspa Muji, S.STP., M.Si., yang juga merupakan pengurus BKPRMI Jeneponto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar Pemerintah Kabupaten Jeneponto untuk membangun kedekatan aparatur dengan Al-Qur’an.

Menurutnya, semakin dekat seseorang dengan Al-Qur’an, insya Allah akan semakin memberikan ketenangan dalam menjalani kehidupan. Nilai-nilai Al-Qur’an juga diharapkan dapat menjadi pedoman dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah.

“Dengan dekat kepada Al-Qur’an, insya Allah kita menjalani kehidupan di dunia yang fana ini dengan nyaman dan aman. Begitu pula kehidupan akhirat yang kekal, insya Allah akan nyaman dan aman pula,” ujarnya.

Aspa Muji menambahkan, Pemerintah Kabupaten Jeneponto mempercayakan BKPRMI untuk memandu kegiatan Tadarrusan karena organisasi tersebut memiliki banyak kader yang dekat dengan Al-Qur’an serta memiliki kemampuan dalam membimbing tata cara membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.

“Insya Allah Tadarrusan ini akan diikuti oleh setiap ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Jeneponto yang berkantor di Kantor Bupati Jeneponto,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum BKPRMI Jeneponto Abu Bakar Halim, SH, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jeneponto, khususnya Bupati Jeneponto dan Sekda Jeneponto, atas kepercayaan yang diberikan kepada BKPRMI untuk terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jeneponto, bil khusus kepada Bapak Sekda Jeneponto yang telah mempercayakan kepada BKPRMI Jeneponto untuk menjadi bagian substansi dari aktivitas mulia ini,” katanya.

Abu Bakar mengaku bersyukur melihat antusiasme jamaah pada hari pertama pelaksanaan Tadarrusan. Menurutnya, rutinitas membaca Al-Qur’an di lingkungan kerja dapat menjadi energi positif untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan para ASN.

“Insya Allah dengan intensitas atau rutinitas membaca Al-Qur’an, akan semakin meningkatkan iman dan takwa kita serta senantiasa mengingat Allah, sehingga hati akan selalu tenang,” ujarnya.

Ia kemudian mengutip firman Allah dalam Surah Ar-Ra’d ayat 28, “Alaa bidzikrillahi tathmainnul qulub”, yang berarti “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”

Adapun kegiatan Tadarrusan perdana tersebut dipandu oleh Rifky Febrian, kader BKPRMI Jeneponto yang pernah mengenyam pendidikan di Süleyman Demirel Üniversitesi, Turki. Rifky menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Jeneponto dan BKPRMI Jeneponto untuk memandu kegiatan tersebut.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Insya Allah akan kami laksanakan dengan amanah,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Jeneponto berharap Tadarrusan tidak hanya menjadi rutinitas membaca Al-Qur’an selepas Ashar, tetapi juga tumbuh menjadi budaya religius di lingkungan pemerintahan.

Atas arahan Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, S.E., M.M., kegiatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan karakter aparatur yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas pemerintahan, tetapi juga memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an dan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *