308 Santri TKA/TPA se-Pangkep Diwisuda, BKPRMI Tekankan Pembinaan Generasi Qur’ani yang Humanis dan Berkelanjutan

Admin BKPRMI

PANGKEP, SULAWESI SELATAN – Sebanyak 308 santri Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKA) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) se-Kabupaten Pangkep mengikuti Wisuda Akbar Santri TKA/TPA yang digelar Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (LPPTKA) BKPRMI Kabupaten Pangkep di Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep, Sabtu (8/8/2026).

Ratusan santri yang diwisuda tersebut sebelumnya telah melalui tahapan Munaqasyah atau ujian sebagai bagian dari proses evaluasi pembelajaran Al-Qur’an. Wisuda ini menjadi momentum penting untuk memberikan apresiasi atas perjuangan dan capaian para santri sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam memperkuat pembinaan generasi muda melalui pendidikan keagamaan.

Ketua Umum DPW BKPRMI Sulawesi Selatan, Asri Said, dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa pembinaan generasi muda harus dilakukan secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada kemampuan membaca Al-Qur’an semata.

Menurutnya, pendidikan Al-Qur’an harus mampu menjadi fondasi dalam membentuk karakter, kreativitas, serta kemampuan anak dalam menghadapi perkembangan zaman.

“Pembinaan generasi muda harus dilakukan secara berkelanjutan, dengan pendekatan yang humanis, sehingga anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang inovatif, kreatif, berkarakter, dan memiliki nilai-nilai keagamaan yang kuat,” ujar Asri Said.

Ia menjelaskan, pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam proses pendidikan karena setiap anak memiliki karakter, potensi, dan cara belajar yang berbeda. Karena itu, lingkungan pendidikan harus mampu memberikan rasa nyaman, dukungan, serta ruang bagi anak untuk tumbuh dan mengembangkan potensinya.

“Anak-anak harus dididik dengan pendekatan yang membuat mereka merasa nyaman untuk belajar. Dari situlah akan tumbuh kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus keberanian untuk mengembangkan potensi dan kreativitasnya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Pangkep, Lalu Muliadi, menyampaikan bahwa Wisuda Akbar Santri TKA/TPA merupakan bagian dari konsistensi BKPRMI Pangkep dalam menjalankan program pembinaan generasi muda.

Menurutnya, wisuda tidak boleh dimaknai sekadar sebagai kegiatan seremonial, melainkan sebagai bagian dari perjalanan pembinaan yang diharapkan mampu memotivasi para santri untuk terus belajar dan memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an.

“Kegiatan wisuda ini merupakan bentuk konsistensi BKPRMI Pangkep dalam melakukan pembinaan generasi muda. Kami berharap para santri yang diwisuda tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus belajar, berkembang, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Lalu Muliadi.

Apresiasi terhadap pembinaan yang dilakukan BKPRMI juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Pangkep. Bupati Pangkep yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep, Nurul Haq, menyampaikan penghargaan atas peran BKPRMI bersama para ustaz dan ustazah TKA/TPA dalam membangun karakter generasi muda sejak usia dini.

Menurutnya, keberadaan lembaga pendidikan Al-Qur’an dan para pembinanya memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga karakter dan landasan moral yang kuat.

Pemerintah Kabupaten Pangkep, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pendidikan dan pembinaan generasi muda yang dilaksanakan secara positif dan berkelanjutan.

“Pembinaan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, lembaga pendidikan, orang tua, tokoh agama, dan masyarakat harus terus bersinergi agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang berpengetahuan, berkarakter, kreatif, dan memiliki landasan moral serta keagamaan yang kuat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangkep yang diwakili Kasi PAIS, Ince Nuhung, Direktur Wilayah LPPTKA BKPRMI Sulawesi Selatan Hendra Muh. Ismail, serta perwakilan organisasi keagamaan, di antaranya MUI, Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), dan HDMI.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dan organisasi keagamaan dalam memperkuat ekosistem pendidikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Pelaksanaan Wisuda Akbar Santri TKA/TPA LPPTKA BKPRMI Pangkep diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat sinergi antara BKPRMI, pemerintah daerah, Kementerian Agama, para pendidik, orang tua, tokoh agama, dan masyarakat dalam membangun pembinaan generasi muda.

Melalui pembinaan yang konsisten, humanis, inovatif, dan berkelanjutan, BKPRMI diharapkan terus berkontribusi melahirkan generasi Qur’ani yang berkarakter, kreatif, inovatif, serta memiliki kemampuan menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman.

Wisuda hari ini bukanlah akhir dari perjalanan para santri, melainkan awal untuk terus mencintai, mempelajari, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *