Binjai, Sumatera Utara – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sumatera Utara bersama Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kota Binjai sukses menyelenggarakan Training of Trainer (TOT) dan Latihan Mujahid Dakwah (LMD) I selama tiga hari, 31 Juli hingga 2 Agustus 2026, di Gedung BKD Kota Binjai.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BKPRMI dalam memperkuat kaderisasi untuk melahirkan generasi muda Islam yang memiliki jiwa kepemimpinan, wawasan keislaman, kemampuan berorganisasi, serta semangat dakwah dan pengabdian kepada masyarakat.
Pembukaan kegiatan pada Jumat (31/7/2026) berlangsung khidmat dan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum DPW BKPRMI Sumatera Utara, H. Syafrizal Harahap, S.HI., didampingi Ketua Umum DPD BKPRMI Kota Binjai, H. Muhammad Naviri Syafril, S.Pd.I., M.Pd.I.
Acara tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI yang juga Dewan Penasehat DPP BKPRMI H. Musa Rajekshah, S.Sos., M.Hum. dan Direktur Nasional LPPSDM BKPRMI Nanang Jahidin yang hadir sebagai narasumber utama. Selain itu, hadir pula perwakilan Pemerintah Kota Binjai, Pemerintah Kabupaten Langkat, unsur TNI-Polri, Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), organisasi kemasyarakatan Islam, organisasi kepemudaan, serta jajaran pengurus BKPRMI dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, H. Syafrizal Harahap menegaskan bahwa kaderisasi merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi yang kuat dan berkelanjutan.

“Kaderisasi adalah investasi terbesar organisasi. BKPRMI harus terus melahirkan kader-kader yang mampu menjadi pelopor dakwah, menjaga persatuan umat, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas wawasan, memperkuat karakter, serta meningkatkan kapasitas kepemimpinan agar mampu menjawab tantangan dakwah di era yang terus berkembang.
Sementara itu, Ketua DPD BKPRMI Kota Binjai, H. Muhammad Naviri Syafril, menyampaikan bahwa pelaksanaan TOT dan LMD merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan kader-kader terbaik BKPRMI.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin melahirkan kader yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia, integritas, serta komitmen dalam memperjuangkan syiar Islam,” katanya.
Ia berharap seluruh peserta mengikuti setiap sesi pelatihan dengan penuh kesungguhan sehingga mampu menjadi Mujahid Dakwah yang menguasai ilmu, mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadi teladan di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda.

Sebagai narasumber utama, H. Musa Rajekshah, S.Sos., M.Hum. memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus meningkatkan kualitas diri dan memperkuat semangat berdakwah. Ia menekankan pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan karakter, serta pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, Direktur Nasional LPPSDM BKPRMI, Nanang Jahidin, menekankan bahwa proses kaderisasi harus mampu melahirkan instruktur dan Mujahid Dakwah yang memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas, serta kemampuan membina generasi muda di lingkungan masjid. Menurutnya, TOT dan LMD bukan sekadar pelatihan, tetapi merupakan proses strategis dalam menyiapkan kader BKPRMI yang siap menjadi penggerak dakwah, memperkuat organisasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi strategis, mulai dari kepemimpinan, sejarah dan visi BKPRMI, manajemen organisasi, komunikasi dakwah, penguatan ideologi organisasi, pembinaan remaja masjid, hingga praktik lapangan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam menjalankan amanah organisasi.
Seluruh rangkaian pelatihan berlangsung dinamis dan interaktif. Para peserta mengikuti setiap sesi dengan penuh antusias melalui diskusi, simulasi, penyampaian materi, serta praktik yang bertujuan membentuk kader BKPRMI yang tangguh, adaptif, dan siap menjadi penggerak dakwah di tengah masyarakat.

Pada akhir acara pembukaan, Ketua DPD BKPRMI Kota Binjai, H. Muhammad Naviri Syafril menyerahkan buku karyanya yang berjudul “Candu Masjid” kepada H. Musa Rajekshah, Tiorita br. Surbakti, Sribana Perangin-angin, H. Rizaldi Nasution, S.Pd., M.M., serta Mahyadi, S.P. sebagai bentuk apresiasi sekaligus kenang-kenangan.
Penyerahan buku tersebut menjadi simbol komitmen BKPRMI dalam membangun budaya literasi Islam dan mengajak masyarakat untuk semakin mencintai, memakmurkan, serta menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat.
Melalui penyelenggaraan TOT dan LMD I ini, DPW BKPRMI Sumatera Utara berharap lahir kader-kader Mujahid Dakwah yang berilmu, berakhlak, berintegritas, dan mampu menjadi motor penggerak dakwah di tengah masyarakat. Kehadiran kader-kader tersebut diharapkan semakin memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang religius, berkarakter, dan berdaya saing.