48 Santri TPA di Aceh Timur Diwisuda Usai Ikuti Program Smart Tren Ramadan BKPRMI

Admin BKPRMI

Aceh Timur, Aceh — Sebanyak 48 santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) mengikuti prosesi wisuda setelah menuntaskan program pembinaan intensif Smart Tren Ramadan yang dipusatkan di Komplek Masjid Agung Darussalihin Idi, Kabupaten Aceh Timur, pada Minggu (8/3) sore.

Program Smart Tren merupakan kegiatan pembinaan santri yang diinisiasi oleh LPPTKA BKPRMI bekerja sama dengan LPQ Plus Darussalihin Idi. Kegiatan ini berlangsung selama 15 hari, mulai 5 hingga 18 Ramadan 1447 Hijriah, dengan peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Aceh Timur, di antaranya Idi Rayeuk, Darul Aman, Peudawa, Idi Timur, dan Darul Ihsan.

Ketua Panitia Pelaksana, Tgk Ridwan, S.Sos.I., M.Pd., dalam keterangannya pada Senin (9/3) menjelaskan bahwa Smart Tren merupakan konsep Pesantren Pintar Ramadan yang digagas oleh DPD BKPRMI Aceh Timur bersama LPQ Plus Darussalihin Idi. Melalui kegiatan ini, para santri mendapatkan pembinaan intensif dalam berbagai bidang keislaman.

“Materi yang diberikan meliputi Tilawah, Tartil, Tahfiz, Azan, Tahsin, hingga pelatihan pidato Bahasa Indonesia. Tujuannya untuk memperkuat kemampuan keagamaan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri para santri,” ujar Ridwan.

Ia menambahkan, selain pembelajaran tersebut, para santri juga dibekali metode praktis dalam menghafal Al-Qur’an sehingga memudahkan mereka menambah hafalan. Meskipun kegiatan hanya berlangsung selama dua pekan, capaian santri dinilai cukup menggembirakan.

“Santri kelas Tahfiz rata-rata mampu menambah hafalan antara satu hingga dua juz selama program berlangsung,” tambahnya.

Sementara itu, Imam Besar Masjid Agung Darussalihin Idi, Tgk H Hasbi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat bagi pengembangan kemampuan santri.

Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut setelah Idul Fitri agar lebih banyak santri yang mendapatkan manfaat dari pembinaan yang dilakukan oleh BKPRMI Aceh Timur bersama LPQ Plus Darussalihin Idi.

“Program ini sangat baik karena para santri tidak hanya belajar menghafal Al-Qur’an, tetapi juga dilatih berpidato serta mengasah berbagai keterampilan keagamaan lainnya,” kata Tgk Hasbi.

Acara wisuda santri Smart Tren turut dihadiri Wakil Ketua MPU Aceh Timur Tgk Muhibuddin serta ulama setempat Tgk H Muslim atau Abi Peudawa. Hadir pula sejumlah pengurus BKPRMI Aceh Timur, di antaranya Ketua Umum Tgk H Muhammad Ishak, Sekretaris Umum Tgk Ismuhadi, Wakil Ketua Tgk Ramadhana, Wakil Sekretaris Umum Tgk Saiful Mulki dan Marlina, serta Wakil Ketua Umum Tgk Afandi.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *