JAKARTA — Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al-Qur’an (LPPTKA) BKPRMI Pusat akan menyelenggarakan Training of Trainer (TOT) Penatar Nasional dan Orientasi Munaqisy Nasional pada Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia, standardisasi pembelajaran, serta peningkatan mutu evaluasi pendidikan Al-Qur’an di lingkungan LPPTKA-BKPRMI seluruh Indonesia.
Berdasarkan surat LPPTKA-BKPRMI Pusat Nomor 061-A/LPPTKA-BKPRMI/IX/2026 tertanggal 18 September 2026, kegiatan TOT Penatar Nasional dijadwalkan berlangsung pada 21–23 Oktober 2026, sedangkan Orientasi Munaqisy Nasional dilaksanakan pada 23–25 Oktober 2026. Kedua kegiatan tersebut bertempat di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.
Kegiatan ini ditujukan kepada perwakilan LPPTKA-BKPRMI wilayah atau daerah yang memiliki kompetensi sesuai bidang masing-masing. Peserta TOT Penatar Nasional diharapkan memiliki kemampuan sebagai pelatih atau penatar, sementara peserta Orientasi Munaqisy Nasional merupakan calon penguji atau munaqisy yang menguasai materi TK Al-Qur’an dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TQA).
Direktur Nasional LPPTKA-BKPRMI, Ustaz H. Gunawan HS, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi penatar dan munaqisy merupakan langkah strategis untuk menjaga kualitas pembelajaran Al-Qur’an sekaligus memperkuat standar pendidikan Al-Qur’an di seluruh Indonesia.
“LPPTKA-BKPRMI memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga tumbuh dengan pemahaman, kecintaan, dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, kualitas para penatar dan munaqisy harus terus ditingkatkan melalui pembinaan, pelatihan, dan penyamaan standar kompetensi,” tegas Gunawan HS.
Menurutnya, penatar nasional memiliki peran penting dalam menyiapkan tenaga pendidik dan pelatih yang kompeten di daerah. Sementara itu, munaqisy berperan menjaga objektivitas, ketepatan, dan kualitas penilaian terhadap capaian pembelajaran santri.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir penatar dan munaqisy yang profesional, berintegritas, serta memiliki komitmen kuat terhadap mutu pendidikan Al-Qur’an. Kompetensi yang diperoleh harus ditindaklanjuti dengan pembinaan dan penerapan standar yang konsisten di wilayah dan daerah masing-masing,” tambahnya.
LPPTKA-BKPRMI Pusat mengharapkan setiap lembaga wilayah dan daerah dapat mengirimkan peserta sesuai kebutuhan dan kualifikasi yang telah ditetapkan. Pengiriman peserta diharapkan mempertimbangkan kompetensi, pengalaman, serta kesiapan untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan Al-Qur’an di daerah.
Pendaftaran peserta paling lambat 15 Oktober 2026 melalui WhatsApp 0813-1742-0080 atau email akadirsyukri@gmail.com.
Registrasi ulang dan penempatan peserta TOT Penatar Nasional dijadwalkan pada Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 13.00–16.00 WIB. Adapun registrasi peserta Orientasi Munaqisy Nasional dilaksanakan pada Jumat, 23 Oktober 2026, pukul 13.00–16.00 WIB. Peserta Orientasi Munaqisy Nasional diminta membawa surat mandat dari Direktur Wilayah yang diketahui Ketua Umum DPW BKPRMI.
LPPTKA-BKPRMI Pusat berharap kedua kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi nasional dalam meningkatkan kualitas tenaga pembina, pelatih, dan penguji pendidikan Al-Qur’an.
Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dan standardisasi pembelajaran, LPPTKA-BKPRMI berkomitmen untuk terus memperluas kontribusi dalam membangun generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap menyongsong masa depan gemilang.