Milad ke-49 BKPRMI, Khitanan Massal di Bajeng Bantu 71 Anak Yatim dan Keluarga Kurang Mampu

Admin BKPRMI

GOWA, SULAWESI SELATAN — Semangat berbagi dan kepedulian terhadap masyarakat mewarnai rangkaian Milad ke-49 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI). Sebanyak 71 anak yatim dan anak dari keluarga kurang mampu mengikuti khitanan massal yang digelar di SD Inpres Tebbakang, Desa Paraikatte Kec. Bajeng Kab. Gowa, Sulawesi Selatan, Ahad (13/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Lembaga Kesehatan Masyarakat (LKM) BKPRMI Sulawesi Selatan dan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) BKPRMI Bajeng, Kabupaten Gowa, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-49 BKPRMI tingkat Sulawesi Selatan.

Khitanan massal tersebut menyasar santri TK/TPA binaan BKPRMI, khususnya anak yatim dan anak dari keluarga kurang mampu. Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, PT Pelita Harmony Ammeta (PhiA), serta tim tenaga kesehatan dari Procerus.

Sekretaris Umum BKPRMI Kecamatan Bajeng, Aqil Mufih, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian BKPRMI terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Alhamdulillah, kegiatan ini bisa terlaksana berkat kolaborasi LKM BKPRMI Sulsel dan DPK BKPRMI Bajeng, serta dukungan banyak pihak. Ada Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, PT Pelita Harmony Ammeta atau PhiA, dan tim tenaga kesehatan dari Procerus yang bersama-sama mendukung pelaksanaan khitanan massal ini,” kata Aqil.

Ia menjelaskan, sebanyak 71 anak mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta merupakan santri TK/TPA binaan BKPRMI yang diprioritaskan dari kalangan anak yatim dan keluarga kurang mampu.

“Pesertanya 71 anak. Kami memang memprioritaskan santri TK/TPA yang membutuhkan, khususnya anak yatim dan anak dari keluarga kurang mampu,” ujarnya.

Ketua Umum DPD BKPRMI Gowa: Milad Harus Hadirkan Manfaat

Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Gowa, H. Alimuddin Linrung, mengatakan khitanan massal di Bajeng menjadi salah satu rangkaian kegiatan Milad ke-49 BKPRMI tingkat Sulawesi Selatan yang dilaksanakan di Kabupaten Gowa.

Menurutnya, peringatan milad tidak hanya menjadi momentum seremonial organisasi, tetapi juga harus diwujudkan dalam aksi nyata yang memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Rangkaian Milad ke-49 ini tidak hanya berlangsung di sekretariat melalui pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW. Di Bajeng, kita hadirkan khitanan massal untuk anak-anak yang membutuhkan. Ini bagian dari ikhtiar BKPRMI agar peringatan milad memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” kata Alimuddin.

Ia mengapresiasi kolaborasi LKM BKPRMI Sulsel dan DPK BKPRMI Bajeng yang menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat dalam momentum Milad ke-49 BKPRMI.

“Kolaborasi seperti ini harus terus kita bangun. BKPRMI tidak hanya hadir dalam kegiatan pembinaan generasi muda dan dakwah, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat sosial dan kesehatan bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain khitanan massal, rangkaian Milad ke-49 BKPRMI di Gowa juga diisi dengan pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW serta kegiatan menempati Sekretariat BKPRMI Gowa di Baitul Quran BKPRMI Gowa.

LKM BKPRMI Sulsel Tekankan Pelayanan Kesehatan yang Aman

Direktur Wilayah Lembaga Kesehatan Masyarakat (LKM) BKPRMI Sulawesi Selatan, dr. Asriadi Ali, Sp.N., M.A.P., AIFO-K., F.MIN, mengatakan aspek kesehatan, keamanan, dan kenyamanan anak menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan khitanan massal.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi LKM BKPRMI Sulsel dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Yang paling utama adalah anak-anak mendapatkan pelayanan yang aman, nyaman, dan ditangani oleh tenaga kesehatan. Khitanan massal ini kita harapkan menjadi pengalaman yang baik bagi anak sekaligus memberikan manfaat bagi keluarga,” ujar dr. Asriadi.

Ia menegaskan, kolaborasi antara LKM BKPRMI Sulsel dan DPK BKPRMI Bajeng merupakan bentuk nyata sinergi organisasi dalam mengimplementasikan program kesehatan di tengah masyarakat.

“Ketika organisasi, pemerintah, pihak swasta, dan tenaga kesehatan bisa berkolaborasi, manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Inilah semangat yang ingin kita bangun melalui Milad ke-49 BKPRMI,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan, sehingga pelayanan khitanan massal dapat terlaksana dengan baik.

Orang Tua Peserta: Sangat Membantu Keluarga

Sementara itu, Marwan, salah satu orang tua peserta, mengaku bersyukur anaknya dapat mengikuti khitanan massal yang digelar BKPRMI.

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu keluarga, terlebih seluruh proses pelayanan mendapatkan dukungan dari tenaga kesehatan.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan seperti ini. Sangat membantu kami. Terima kasih kepada BKPRMI dan semua pihak yang sudah mengadakan kegiatan ini,” kata Marwan.

Bagi para orang tua, khitanan massal tersebut tidak hanya membantu meringankan beban keluarga, tetapi juga menjadi pengalaman positif bagi anak-anak.

Kegiatan khitanan massal di Bajeng sekaligus memperlihatkan komitmen BKPRMI untuk terus menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Momentum Milad ke-49 tidak hanya dirayakan melalui kegiatan internal organisasi, tetapi juga diwujudkan melalui pelayanan sosial dan kesehatan.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *