49.000 Kader dan Santri BKPRMI se-Sulsel Khatamkan Al-Qur’an, Doakan Kebaikan Bangsa di Milad ke-49

Admin BKPRMI

JENEPONTO, SULAWESI SELATAN — Sebanyak 49.000 kader dan santri TK/TPA binaan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) se-Sulawesi Selatan mengikuti Khotmil Qur’an dan Do’a Bagi Kebaikan Bangsa, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-49 BKPRMI Tingkat Sulawesi Selatan yang dilaksanakan secara hybrid dan dipusatkan di Masjid Agung Jeneponto. Kader, santri, guru mengaji, dan pengurus BKPRMI dari berbagai kabupaten/kota mengikuti kegiatan secara langsung maupun melalui Zoom dan streaming dari daerah masing-masing serta dari unit-unit TK/TPA binaan BKPRMI.

Khotmil Qur’an tersebut menjadi momentum spiritual untuk menyatukan langkah keluarga besar BKPRMI dalam membaca, mengkhatamkan, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an, sekaligus memanjatkan doa untuk kebaikan umat, persatuan, dan masa depan bangsa Indonesia.

Ketua Umum DPD BKPRMI Jeneponto, Abu Bakar Halim, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya karena Kabupaten Jeneponto dipercaya menjadi pusat pelaksanaan Khotmil Qur’an dalam rangka Milad ke-49 BKPRMI tingkat Sulawesi Selatan.

“Kami sangat bersyukur dan berbahagia karena kegiatan ini dilaksanakan di Jeneponto. Ini merupakan sebuah kehormatan dan tentu menjadi penyemangat bagi seluruh kader BKPRMI di Jeneponto untuk terus bergerak dalam pembinaan generasi muda dan santri TK/TPA,” ujar Halim Tate.

Menurutnya, Khotmil Qur’an diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni peringatan Milad, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat gerakan pembinaan generasi Qur’ani di tengah masyarakat.

BKPRMI Teguhkan Gerakan Pembinaan Generasi Qur’ani

Sementara itu, Ketua Umum DPW BKPRMI Sulawesi Selatan, Asri Said, dalam sambutannya yang disampaikan melalui Zoom, menegaskan bahwa Khotmil Qur’an memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar rangkaian peringatan Milad.

“Kegiatan Khotmil Qur’an ini bukan sekadar menjadi rangkaian peringatan Milad, tetapi juga menjadi momentum bagi kita untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Asri Said.

Ia mengatakan, memasuki usia ke-49 tahun, BKPRMI harus semakin memperkuat perannya sebagai wadah pembinaan generasi muda dan remaja masjid.

“Di usia yang ke-49 tahun, BKPRMI harus terus hadir sebagai wadah pembinaan generasi muda dan remaja masjid, khususnya dalam membangun generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, berilmu, dan memiliki kepedulian terhadap umat dan bangsa,” lanjutnya.

Asri menambahkan, momentum Milad ke-49 harus menjadi energi baru bagi seluruh jajaran BKPRMI di Sulawesi Selatan untuk memperkuat pembinaan TK/TPA, meningkatkan kualitas kaderisasi, serta menghadirkan gerakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Khotmil Qur’an Serentak 24 Kabupaten/Kota

Semangat yang sama juga terlihat di Kabupaten Pinrang. Dengan rangkaian kegiatan yang sama terhubung melalui Zoom, Khotmil Qur’an digelar di Masjid Agung Al-Munawwir, Pinrang.

Ketua Umum BKPRMI Kabupaten Pinrang, Rusli Rasyid, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas perjalanan BKPRMI selama 49 tahun dalam mengambil bagian dalam pembinaan keagamaan, khususnya melalui pendidikan Al-Qur’an di TPA yang tersebar di Kabupaten Pinrang.

“Pembinaan anak melalui pendidikan Al-Qur’an merupakan investasi penting bagi masa depan daerah. Dengan pembinaan yang dilakukan sejak dini, diharapkan akan lahir generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai pedoman dalam bersikap dan berperilaku,” ungkap Rusli.

Kegiatan Khotmil Qur’an dan doa bersama kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin Direktur Wilayah LDSI BKPRMI Sulawesi Selatan, Swardi Rapi.

Dalam doanya, Swardi memanjatkan rasa syukur atas perjalanan panjang BKPRMI yang kini memasuki usia ke-49 tahun. Ia mendoakan agar BKPRMI senantiasa diberikan kekuatan, keistiqamahan, dan keberkahan dalam menjalankan amanah pembinaan generasi Qur’ani.

Doa juga dipanjatkan bagi para kader, ustaz dan ustazah, guru mengaji, pengelola, serta seluruh santri TK/TPA binaan BKPRMI agar diberikan kesehatan, ilmu yang bermanfaat, akhlak mulia, dan kekuatan untuk terus menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah keluarga dan masyarakat.

Selain itu, doa kebaikan ditujukan bagi bangsa dan negara Indonesia agar senantiasa diberikan kedamaian, persatuan, keamanan, kesejahteraan, serta kepemimpinan yang membawa kemaslahatan bagi seluruh rakyat.

Khotmil Qur’an yang melibatkan 49.000 kader dan santri tersebut menjadi salah satu refleksi perjalanan panjang BKPRMI menuju usia setengah abad.

Dari masjid, TK/TPA, hingga berbagai penjuru Sulawesi Selatan, keluarga besar BKPRMI menggaungkan semangat yang sama: menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber nilai dalam membentuk generasi yang berakhlak, berilmu, dan peduli terhadap masa depan umat dan bangsa.

Momentum Milad ke-49 sekaligus menjadi penegasan bahwa perjalanan menuju setengah abad BKPRMI bukan sekadar tentang usia organisasi, melainkan tentang memperkuat kontribusi nyata dalam membangun generasi Qur’ani dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat serta Indonesia.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *