40 Kader Mujahid Dakwah BKPRMI Aceh Timur Dikukuhkan, Jadi Lulusan LMD Terbanyak di Aceh

Admin BKPRMI

Aceh Timur, Aceh – Sebanyak 40 peserta resmi dikukuhkan sebagai Kader Mujahid Dakwah setelah dinyatakan lulus dalam kegiatan Latihan Mujahid Dakwah (LMD) Level 1 yang diselenggarakan oleh BKPRMI Kabupaten Aceh Timur. Prosesi pengukuhan dan pembacaan ikrar kader berlangsung pada acara penutupan LMD-1 di Aula Kantor Kecamatan Julok, Ahad (14/6/2026).

Kegiatan pengkaderan yang berlangsung selama tiga hari dua malam tersebut diikuti peserta dari berbagai daerah di Aceh. Dari total 52 peserta yang melakukan registrasi ulang, hanya 40 orang yang berhasil memenuhi seluruh persyaratan kelulusan dan berhak menyandang status kader Mujahid Dakwah BKPRMI.

Ketua Panitia LMD-1 Aceh Timur, Tgk. Ridwan, S.Sos.I., M.Pd., menjelaskan bahwa sebanyak 12 peserta dinyatakan belum lulus karena tidak memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan, terutama terkait kehadiran dan partisipasi selama proses pembelajaran.

“LMD bukan sekadar kegiatan seremonial atau pelatihan biasa. Seluruh peserta dituntut mengikuti setiap rangkaian materi secara penuh, disiplin, dan aktif selama kegiatan berlangsung. Karena itu, proses kelulusan dilakukan secara objektif berdasarkan indikator yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh peserta yang dinyatakan lulus telah melalui berbagai tahapan evaluasi yang mencakup presensi kehadiran, pre-test dan post-test, tugas individu dan kelompok, praktik ceramah, serta penilaian menyeluruh dari tim Mudarrib.

Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta mendapatkan pembinaan langsung dari para Mudarrib Nasional BKPRMI, di antaranya Dr. Mulia Rahman, Ridha Yunawardi, Almuzanni, H. Muhammad Ishak, Ismuhadi, Afandi, Fadli, dan Abdul Mu’in.

Sementara itu, Ketua Umum DPW BKPRMI Aceh, Dr. Mulia Rahman, dalam sambutannya saat menutup kegiatan memberikan apresiasi tinggi kepada DPD BKPRMI Aceh Timur yang tetap mampu melaksanakan kaderisasi di tengah kondisi pemulihan pascabencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menurutnya, komitmen BKPRMI Aceh Timur dalam menjaga kesinambungan kaderisasi patut menjadi contoh bagi daerah lain di Aceh.

“Kami memberikan penghargaan kepada BKPRMI Aceh Timur yang tetap bergerak melaksanakan pengkaderan di tengah masa transisi pascabencana. Ini menunjukkan semangat dakwah dan pembinaan kader yang luar biasa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Mulia Rahman mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang dimiliki DPW BKPRMI Aceh, jumlah lulusan LMD Level 1 di Aceh Timur saat ini menjadi yang terbanyak dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Aceh.

Pencapaian tersebut dinilai sebagai bukti keberhasilan BKPRMI Aceh Timur dalam membangun regenerasi kader dakwah yang siap berkontribusi di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat peran organisasi dalam membina generasi muda dan memakmurkan masjid melalui gerakan dakwah yang berkelanjutan.

Dengan dikukuhkannya 40 kader baru tersebut, BKPRMI Aceh Timur berharap lahir lebih banyak Mujahid Dakwah yang mampu menjadi pelopor perubahan positif, penggerak pembinaan umat, serta garda terdepan dalam memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *