BKPRMI Aceh Timur Cetak 52 Mujahid Dakwah, Perkuat Barisan Kader Penggerak Umat

Admin BKPRMI

Aceh Timur, Aceh – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Aceh Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam membina kader-kader dakwah muda melalui pelaksanaan Latihan Mujahid Dakwah (LMD) I. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 12–14 Juni 2026, di Kecamatan Julok tersebut diikuti oleh 52 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Aceh.

Ketua Umum BKPRMI Kabupaten Aceh Timur, Muhammad Ishak, S.Pd., M.A., menegaskan bahwa LMD I merupakan gerbang awal kaderisasi BKPRMI dalam mencetak generasi muda yang siap mengemban amanah dakwah dan pengabdian kepada umat.

Menurutnya, pelatihan tersebut tidak hanya berorientasi pada perolehan sertifikat, tetapi lebih menitikberatkan pada proses pembentukan karakter, wawasan keislaman, serta jiwa kepemimpinan para peserta.

“LMD I adalah ruang pembelajaran yang penuh makna. Di sini para peserta ditempa melalui berbagai dinamika dan pengalaman yang akan menjadi bekal dalam perjuangan dakwah di tengah masyarakat,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Muhammad Ishak menjelaskan, peserta yang mengikuti LMD I terdiri atas 38 laki-laki dan 14 perempuan yang berasal dari berbagai daerah di Aceh. Kehadiran mereka menunjukkan tingginya semangat generasi muda untuk terlibat aktif dalam gerakan dakwah dan pembinaan umat.

Ia juga mengenang pengalaman saat mengikuti LMD pada masa lalu yang mengharuskannya menempuh perjalanan jauh ke luar Aceh. Karena itu, dirinya bersyukur BKPRMI Aceh Timur kini mampu menjadi tuan rumah pelaksanaan LMD sehingga memberikan kemudahan bagi kader-kader muda untuk mengikuti proses pengaderan tanpa harus meninggalkan daerah dalam waktu yang lama.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua. Kini kader-kader BKPRMI di Aceh memiliki kesempatan yang lebih dekat dan lebih mudah untuk mengikuti proses kaderisasi yang berkualitas,” katanya.

Sebagai Camat Julok, Muhammad Ishak turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut di wilayahnya. Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan itu untuk memahami secara utuh sejarah, visi perjuangan, dan nilai-nilai yang menjadi landasan gerakan BKPRMI.

“LMD I merupakan pintu awal untuk mengenal BKPRMI secara menyeluruh. Karena itu, ikutilah seluruh rangkaian kegiatan dengan serius agar mendapatkan manfaat yang maksimal,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Umum DPW BKPRMI Aceh, Dr. Mulia Rahman, S.Pd.I., M.A., menegaskan bahwa kaderisasi merupakan jantung pergerakan organisasi yang harus terus dijaga dan diperkuat. Menurutnya, BKPRMI telah melewati berbagai fase dan tantangan sejak berdiri, namun semangat membina generasi muda dan memperkuat syiar Islam tidak boleh berhenti.

Ia menilai, keberlangsungan organisasi sangat ditentukan oleh kualitas kader yang lahir dari proses pengaderan yang terstruktur dan berkesinambungan.

“BKPRMI adalah wadah perjuangan umat yang harus terus dirawat melalui kaderisasi, koordinasi, dan konsolidasi yang kuat. Dengan kader yang berkualitas, organisasi akan tetap eksis dan mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Dr. Mulia Rahman.

Ia juga mengingatkan para peserta bahwa keberhasilan dalam berorganisasi dan berdakwah tidak hanya diukur dari kemampuan mengikuti pelatihan, tetapi juga dari komitmen untuk terus mengamalkan ilmu dan menjaga konsistensi dalam perjuangan.

“Yang paling berharga dalam perjuangan dakwah adalah istiqamah. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh proses dengan baik, kemudian menjadi kader yang mampu mengimplementasikan nilai-nilai BKPRMI di tengah masyarakat serta terus berkhidmat untuk umat dan bangsa,” pungkasnya.

Melalui pelaksanaan LMD I ini, BKPRMI Aceh Timur berharap lahir kader-kader Mujahid Dakwah yang berintegritas, memiliki wawasan keislaman yang kuat, serta siap menjadi motor penggerak dakwah dan pembinaan generasi muda di berbagai daerah di Aceh. Dengan bekal ilmu, pengalaman, dan semangat pengabdian yang diperoleh selama pelatihan, para peserta diharapkan mampu menjadi pelopor dakwah yang membawa manfaat bagi umat, bangsa, dan negara.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *