Apresiasi 18 Santri Terbaik, BKPRMI Gowa Gelar Ramah Tamah Wisuda 6.614 Santri Angkatan XXXIII Tahun 2026

Admin BKPRMI

Gowa, Sulawesi Selatan – Sebagai wujud rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan Wisuda Santri LPPTKA BKPRMI Kabupaten Gowa Angkatan XXXIII Tahun 2026, DPD BKPRMI Kabupaten Gowa menggelar Ramah Tamah Wisuda Santri yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan di Aula Hasanuddin BBPP Batangkaluku, Ahad (7/6/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang pemberian apresiasi kepada 18 santri terbaik yang mewakili 18 kecamatan se-Kabupaten Gowa setelah melalui proses seleksi yang ketat.

Tahun ini, sebanyak 6.614 santri dari 595 unit TK/TPA yang tersebar di 18 kecamatan berhasil menyelesaikan proses munaqasyah dan diwisuda. Jumlah tersebut menjadi salah satu capaian terbesar dalam sejarah pembinaan santri TK/TPA di Kabupaten Gowa.

Acara ramah tamah tersebut dihadiri oleh Pemerintah Kabupaten Gowa yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Gowa, Muh. Nasir Arif, SE., MAdm., SDA., Sekretaris Umum DPW BKPRMI Sulawesi Selatan Dr. Ir. Muh. Yusuf Ali, ST., MT., Anggota DPRD Gowa yang juga Bendahara Umum DPW BKPRMI Sulsel Drs. Muh. Yusuf Palele, Ketua BAZNAS Gowa, Wakil Direktur Wilayah LPPTKA BKPRMI Sulsel Muh. Aksin Suarso, SS., M.Pd.I., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa H. Jamaris A. Halik, S.Ag., M.H., Camat Somba Opu, anggota DPRD Kabupaten Gowa, pengurus DPD dan DPK BKPRMI, para santri berprestasi serta orang tua santri.

Dalam sambutannya, Muh. Nasir Arif menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh santri yang telah menyelesaikan tahapan pembelajaran Al-Qur’an. Ia menegaskan bahwa keberhasilan para santri tidak terlepas dari dedikasi para guru mengaji yang dengan penuh keikhlasan mendidik generasi Qurani.

“Pemerintah Kabupaten Gowa memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para ustaz dan ustazah. Keikhlasan mereka dalam mengajarkan Al-Qur’an merupakan amal jariyah yang pahalanya terus mengalir,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pembinaan Al-Qur’an yang dilakukan BKPRMI sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Gowa, yakni Gowa Caradde’, yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual tetapi juga kecerdasan spiritual, moral, dan karakter masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Umum DPW BKPRMI Sulawesi Selatan, Dr. Ir. Muh. Yusuf Ali, ST., MT., menyampaikan apresiasi kepada DPD BKPRMI Kabupaten Gowa yang selama ini menjadi salah satu daerah penggerak utama dalam pembinaan umat di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, BKPRMI memiliki peran penting dalam menjawab berbagai tantangan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini, seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, hingga pergaulan bebas.

“Masjid harus menjadi rumah bagi generasi muda. Di sanalah mereka belajar, berkarya, berorganisasi, dan membangun karakter. Karena itu, kami berharap sinergi pemerintah dan BKPRMI terus diperkuat, termasuk melalui program pembinaan remaja usia sekolah,” ungkapnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, H. Jamaris A. Halik, S.Ag., M.H. dalam sambutannya juga memberikan apresiasi tinggi kepada BKPRMI, para pengelola TK/TPA, guru mengaji, dan orang tua santri yang selama ini berperan aktif dalam pendidikan Al-Qur’an.

Ia menilai BKPRMI merupakan organisasi yang sangat strategis dalam membantu pemerintah membangun generasi muda yang beriman dan berakhlak mulia.

“Wisuda santri bukanlah akhir dari belajar Al-Qur’an, melainkan awal untuk semakin mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Direktur Daerah LPPTKA BKPRMI Kabupaten Gowa, Indra Setiawan, mengungkapkan bahwa jumlah santri yang diwisuda tahun ini mencapai 6.614 orang sehingga pelaksanaan wisuda akbar tingkat kabupaten tidak memungkinkan dilakukan karena keterbatasan kapasitas tempat.

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini terdapat 1.461 unit TK/TPA yang aktif terdaftar dalam pembinaan LPPTKA BKPRMI Kabupaten Gowa.

“Ini menunjukkan bahwa gerakan pembinaan Al-Qur’an di masjid dan masyarakat masih hidup, berkembang, dan mendapat kepercayaan yang besar dari masyarakat,” jelasnya.

Indra juga menyampaikan harapan agar pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap kesejahteraan guru mengaji serta mempertimbangkan ijazah TK/TPA sebagai salah satu syarat pendukung untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP dan SMA.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Gowa, Alimuddin Linrung, ST., SH., menegaskan bahwa BKPRMI siap terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun generasi Qurani dan memperkuat pembinaan umat.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas terbangunnya sekretariat permanen BKPRMI Gowa yang dibangun melalui donasi kader BKPRMI dan santri TK/TPA.

“Sekretariat ini menjadi rumah bersama bagi seluruh keluarga besar BKPRMI dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh DPK untuk melaksanakan rapat maupun berbagai kegiatan organisasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Haerati Hanilu, melaporkan bahwa pelaksanaan munaqasyah dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada 7–14 Desember 2025 dan munaqasyah serentak pada 18 Januari 2026. Adapun pelaksanaan wisuda santri tingkat kecamatan berlangsung mulai 8 Februari hingga 2 April 2026 di seluruh kecamatan se-Kabupaten Gowa.

Menurutnya, suksesnya rangkaian kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya pemerintah kecamatan dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa yang turut hadir dan memberikan dukungan langsung dalam setiap pelaksanaan wisuda.

Melalui kegiatan ramah tamah ini, BKPRMI Gowa berharap semangat pembinaan Al-Qur’an terus tumbuh di tengah masyarakat serta melahirkan generasi Qurani yang cerdas, berakhlak mulia, dan mampu menjadi penerus pembangunan daerah yang religius dan berkarakter.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *