Takalar, Sulawesi Selatan – Sebanyak 267 santri TK/TPA binaan LPPTKA DPK BKPRMI Kecamatan Galesong Selatan resmi diwisuda dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Wisata Pantai Sampulungan, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Senin (1/6/2026).

Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam upaya melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kecintaan terhadap nilai-nilai Islam, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan dalam mewujudkan Takalar yang maju dan religius.
Acara wisuda dihadiri sejumlah tokoh penting dari unsur pemerintah, legislatif, Kementerian Agama, serta jajaran pengurus BKPRMI. Hadir mewakili Bupati Takalar, Staf Ahli Bupati Bidang Sosial Budaya Dr. Muhammad Nurdin, S.Pd., M.Pd. Turut hadir Ketua Umum DPD BKPRMI Takalar Abdullah Hasan, S.Pd.I., Anggota DPRD Kabupaten Takalar Fraksi Gerindra Asrawati Daeng Rannu, Kepala Subbagian Tata Usaha Kementerian Agama Takalar H. Muhammad Afrizal, S.HI., mewakili Kepala Kantor Kemenag Takalar, serta Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) BKPRMI Takalar Muhammad Aksin Suarso, S.S., M.Pd.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemberian penghargaan kepada santri berprestasi dan para pembina TK/TPA terbaik tingkat Kecamatan Galesong Selatan. Penghargaan tersebut diumumkan oleh Ketua DPK BKPRMI Kecamatan Galesong Selatan, Syarifuddin, S.Pd.I. Suasana penuh haru dan kebanggaan tampak saat para santri menerima apresiasi atas keberhasilan mereka menuntaskan pembelajaran Al-Qur’an.

Staf Ahli Bupati Takalar, Dr. Muhammad Nurdin, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi BKPRMI dalam melakukan pembinaan moral dan pendidikan keagamaan bagi anak-anak di Kabupaten Takalar. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung berbagai program BKPRMI yang berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Ia juga memberikan penghargaan kepada Anggota DPRD Kabupaten Takalar, Asrawati Daeng Rannu, atas perhatian dan dukungannya terhadap peningkatan kesejahteraan guru TK/TPA di daerah tersebut.
Menutup sambutannya, Dr. Muhammad Nurdin secara resmi membuka dan mengukuhkan Wisuda Santri LPPTKA DPK BKPRMI Kecamatan Galesong Selatan Tahun 2026 dengan mengucapkan basmalah.
Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Takalar, H. Muhammad Afrizal, S.HI., menilai momentum wisuda yang bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila memiliki makna yang sangat mendalam. Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an dan Pancasila merupakan dua fondasi penting dalam membentuk generasi yang religius, berkarakter, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Takalar, Abdullah Hasan, dalam sambutannya menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada seluruh ustaz dan ustazah yang selama ini mengabdikan diri dalam membina santri. Menurutnya, para santri yang diwisuda merupakan aset masa depan BKPRMI dan calon-calon pemimpin umat yang akan melanjutkan perjuangan dakwah serta pembinaan generasi muda di masjid.
“BKPRMI tidak akan pernah kehilangan kader selama pembinaan santri terus berjalan. Anak-anak yang diwisuda hari ini adalah calon remaja masjid dan generasi penerus yang akan menjaga syiar Islam di masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua MPD BKPRMI Takalar, Muhammad Aksin Suarso, mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar Al-Qur’an. Ia mendorong para santri untuk terus meningkatkan kemampuan membaca, memahami, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Prosesi wisuda yang diikuti ratusan santri berlangsung penuh kebahagiaan. Sorak bangga para orang tua, wajah ceria para wisudawan, serta doa-doa yang mengiringi setiap rangkaian acara menjadi gambaran keberhasilan kolaborasi antara guru mengaji, orang tua, dan BKPRMI dalam membina generasi Islam yang berkualitas.
Wisuda ini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga simbol lahirnya generasi Qurani Galesong Selatan yang diharapkan mampu menjadi penerus pembangunan daerah, bangsa, dan agama di masa mendatang.