Wisuda 1.099 Santri BKPRMI, Bupati Tanah Bumbu Beri Penghargaan untuk Guru Ngaji

Admin BKPRMI

Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan – Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Tanah Bumbu sukses menggelar Wisuda XV Santri-Santriwati TKA TPA LPPTKA-BKPRMI se-Kabupaten Tanah Bumbu, Ahad (10/5/2026), di Pendopo Kantor Bupati Tanah Bumbu.

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan meriah dengan diikuti sebanyak 1.099 wisudawan dan wisudawati yang berasal dari 12 DPK BKPRMI dan 361 unit TKA-TPA se-Kabupaten Tanah Bumbu.

Acara ini turut dihadiri Ketua Umum DPP BKPRMI H. Nanang Mubarok serta Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif bersama jajaran pemerintah daerah, pengurus BKPRMI, guru mengaji, dan para orang tua santri.

Dalam sambutannya, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyampaikan apresiasi kepada para guru ngaji dan orang tua atas komitmen mereka dalam membina generasi Qur’ani di daerah tersebut. Menurutnya, keberadaan TKA-TPA dan para guru mengaji memiliki peran penting dalam membangun pondasi moral dan spiritual anak-anak sejak usia dini.

Ia menilai pendidikan Al-Qur’an tidak hanya membentuk kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan akhlak, kedisiplinan, dan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, kata dia, akan terus mendukung program pembinaan keagamaan yang dijalankan BKPRMI sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia yang religius dan berkarakter.

“Memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para guru ngaji dan orang tua dalam mendidik anak-anak mencintai Al-Qur’an,” ujar Andi Rudi Latif di hadapan ribuan peserta wisuda.

Sementara itu, Ketua Umum DPP BKPRMI H. Nanang Mubarok menegaskan bahwa wisuda santri bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian penting dari proses membangun karakter generasi muda Islam yang berakhlak Qur’ani.

Nanang menyebut keberhasilan BKPRMI Tanah Bumbu menghadirkan lebih dari seribu wisudawan menjadi bukti nyata bahwa gerakan pembinaan Al-Qur’an di masjid dan TPA masih tumbuh kuat di tengah tantangan zaman digital saat ini.

“BKPRMI hadir menjaga generasi agar tetap dekat dengan Al-Qur’an. Guru-guru ngaji adalah penjaga peradaban yang selama ini bekerja dengan penuh keikhlasan membina anak-anak umat,” tegas H. Nanang Mubarok.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat dukungan terhadap pendidikan Al-Qur’an, termasuk perhatian terhadap kesejahteraan guru mengaji dan pengembangan lembaga TKA-TPA di berbagai daerah.

Pada momentum wisuda tersebut, panitia juga menyerahkan trofi dan piagam penghargaan kepada santri-santriwati yang memperoleh nilai munaqasyah tertinggi dari masing-masing DPK sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka dalam pembelajaran Al-Qur’an.

Suasana haru dan bangga tampak menyelimuti para orang tua yang menyaksikan putra-putri mereka diwisuda setelah menyelesaikan proses pendidikan baca tulis Al-Qur’an di unit-unit TKA-TPA LPPTKA BKPRMI.

Kegiatan ini menjadi salah satu bukti nyata komitmen BKPRMI dalam mencetak generasi Qur’ani yang cinta masjid, berakhlak mulia, dan siap menjadi penerus bangsa di masa depan.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *