Jakarta — Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) menegaskan kesiapannya menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program nasional Gerakan Bersama (Geber) Bersih-Bersih Masjid (BBM) yang diinisiasi Kementerian Agama Republik Indonesia. Komitmen tersebut disampaikan Ketua Umum DPP BKPRMI, Nanang Mubarok, dalam rapat koordinasi persiapan kegiatan yang digelar secara daring pada Kamis (12/2/2026).
Nanang Mubarok menyampaikan bahwa BKPRMI memiliki pengalaman panjang dalam program pemeliharaan masjid sejak 2020. Hingga kini, BKPRMI mengoperasikan sekitar 100 unit kendaraan pemelihara masjid yang tersebar di berbagai provinsi, dengan cakupan layanan pembersihan ratusan masjid setiap hari. Menurutnya, kolaborasi dengan Kementerian Agama menjadi momentum penting untuk memperkuat gerakan kebersihan masjid di tingkat akar rumput.
“BKPRMI siap menggerakkan seluruh struktur organisasi, kader dan relawan pemuda masjid serta TAAM/TKA/TPA/TQA Unit Binaan BKPRMI di berbagai daerah untuk terlibat aktif dalam Geber BBM. Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan konkret BKPRMI terhadap program Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) melalui penciptaan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah. Momentum pelaksanaan menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah kami nilai strategis untuk memastikan kesiapan masjid sebagai pusat ibadah, pembinaan umat, dan aktivitas sosial keagamaan masyarakat,” ujar Nanang.
Kasubdit Kemasjidan Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Uais Binsyar) Kementerian Agama, Nurul Badruttamam, menegaskan bahwa program Geber BBM dirancang untuk membangun partisipasi kolektif dalam merawat masjid.
“Gerakan ini diarahkan untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian bersama dalam memuliakan masjid. Kami mendorong seluruh jajaran Kemenag, dari tingkat wilayah hingga satuan pendidikan, agar bergerak serentak bersama masyarakat dalam menjaga kebersihan rumah ibadah,” ujar Nurul di sela-sela koordinasi.
Aksi Geber BBM dijadwalkan berlangsung serentak pada Senin, 16 Februari 2026, mulai pukul 06.00 hingga 10.00 waktu setempat. Kementerian Agama akan mengoordinasikan keterlibatan jajaran di daerah serta mendorong partisipasi masjid-masjid binaan mitra, termasuk yang berada di bawah koordinasi BKPRMI. Dukungan lintas sektor, termasuk keterlibatan unsur TNI AL, turut memperkuat kesiapan pelaksanaan di lapangan.
Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan Kemenag pusat dan daerah, pimpinan UIN/IAIN/STAIN, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, Kepala MAN/MTsN, serta perwakilan organisasi mitra, termasuk Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI). Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu memperluas dampak Geber BBM sebagai gerakan berkelanjutan dalam menciptakan masjid yang bersih, suci, sehat, dan nyaman di seluruh Indonesia.